oleh

( BUMDES ) desa ujung pendok jaya widasari Lempar tanggung jawab Diduga fiktip

INDRAMAYU, KICAUNEWS.COM –Beberapa hari yang lalu kicaunews survey tentang keberada’an bumdes yang ganjil di desa ujung pendok jaya kecamatan widasari kabupaten indramayu. Temuan fiktip bumdes tentang Penggunaan dan Pengelolaan Dana Desa (DD)  untuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Pemberdayaan Masyarakat tahun anggaran 2017-2018 terindikasi diselewengkan. Pasalnya, BUMDes Desa ujung pendok jaya diduga fiktif dan tidak jelas keberadaannya. Juga saling lempar tanggung jawab kepengurusan ketua bumdes.

“Hingga warga mempertanyakan BUMDes yang bersetatus aktif namun realitanya BUMDes tersebut Tidak ada Atau belum di bentuk hingga warga menduga dana desa di salah gunakan pemerintah desa, menurut informasi yang didapat Hji nuridin/idin jadi ketua bumdes, Sa’at kicaunews sambangi kerumahnya dia mengelak jadi ketua bumdes aktif “emang waktu pertama berdirinya bumdes saya yang jadi ketua tapi karena kesibukan saya ngurus sawah dan jadi pengurus kelompok tani, Jadi saya serahkan kepada saudara Ade’ jelasnya

Menurut keterangan saudara Ade “waktu pembentukan bumdes awal emang saya mungkin karena ada kesibukan sendiri juga kerja di bank jadi kepengurusan bumde saya di oper alihkan ke hji nuridin/idin dan hj kasih istrinya setelah di pegang dia saya tidak tahu kelanjutanya dan masalah dana bumdes mungkin tanyakan saja langsung pada hji idin atau hj kasih istrinya “ungkapnya.

Kasdi kuwu ujung pendok jaya sampai sa’at ini susah dihubungi belum memberikan informasi terkait dana desa ( DD) untuk pengelola’an badan usaha milik desa ( bumdes) didesanya yang simpang siur penggunaannya…

Kicaunews sambangi masyarakat ujung pendok jaya “ia mengatakan kenapa adanya bumdes tapi kita usaha pinjam sama bank harian atau bank mingguan kalau emang ada bumdes kenapa tidak diberitahu masyarakatnya tentunya saya juga masyarakat ujung pendok jaya tidak pinjam ke bank mingguan buat apa ada bumdes, Kalau tidak menyentuh kepada masyarakat yang membutuhkan. Tapi kayanya tidak pernah di bentuk tapi kok bisa dananya di cairkan, atau jangan-jangan kades menjadi ketua bumdes juga memperkaya diri sendiri dan keluarganya,” ungkap warga. (MT jahol)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru