oleh

Pelayanan RSUD Indramayu Terhenti Terkait Pemberhentian 2 Dr Specialis

Indramayu, Kicaunews.com – Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Indramayu, resah disebabkan managemen pimpinan Rumah Sakit yang mengambil keputusan, tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu.

Sehingga terjadi gejolak dikalangan karyawan rumah sakit yang mengakibatkan Dokter dan karyawan, mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan managemen Rumah Sakit yang sekarang di Pimpinan Dr Lisfayeni.

Tetapi pendaftaran tetap berjalan, namun pemeriksaan pasien menjadi terbengkalai, Sehingga seluruh pasien yang ada di rumah sakit tidak dapat dilayani, menyusul kebijakan manajemen yang mengakibatkan merugikan, dokter yang telah diberhentikan 2 (dua) orang Dokter specialis Yeni dan Drg Fery.

Pasalnya pemberhentian ini dinilai adanya sikap otoriter dan arogansi pimpinan BLUD, Informasi dilapangan menyebutkan, kebijakan ini mencerminkan keberpihakan internal RSUD TYPE B yang selalu terbaik.

Kesempatan ini para media menemui pimpinan RSUD Indramayu Dokter Lisfayeni, didampingi Wadir RS Iman Sulaiman dan Doter Agung Suhartono mengatakan bahwa tindakanya telah sesuai peraturan dan prosedur, namun disela ungkapanya bahwa ia didepan media mengkonfirmasi mengatakan khilaf dengan tindakanya, Selasa (8/01/2019)

Dr. Deden Kepala Dinas Kesehatan Indramayu saat ditemui pihak media setelah bertemu pimpinan manegemen RSUD, saat pertemuanya adanya kesepakatan yang diperlukan.

Adapun Tuntutan terkait pemberhentian dari 2 orang dokter specialis yang diberhentikan, direktur siap mengakomodasi teman-teman specialis dan medik direksi siap meminta maaf tertulis maupun lisan kepada yang bersangkutan apa siap bersedia melaksanakan pelayanan yang masih diperlukan.

Pembenahan tarif dan jasa medis terkait dengan peraturan Bupati yang akan masukan kedalam sistem managemen rumah sakit dan besok pelayanan sudah berjalan seperti biasa. ( MT jahol )

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru