oleh

Korban Tsunami Tak Masuk Data Korban, Karang Taruna Banten Salurkan Bantuan

SERANG, KICAUNEWS.COM – Penanganan cepat tanggap terhadap korban bencana Tsunami di Selat Sunda terus di lakukan oleh semua pihak, termasuk oleh Karang Taruna Provinsi Banten. Selain membuka posko bencana, Karang Taruna Provinsi Banten, Minggu (30/12) juga menyalurkan bantuan di dua wilayah diantaranya wilayah Anyer dan Cinangka.

Bantuan itu dihimpun Karang Taruna Provinsi Banten dari para donatur dan dikemas dalam bentuk paket sembako sebanyak 600 paket sembako dan dibagikan kepada warga, yang sehari-harinya berjualan di area wisata sepanjang pantai Anyer dan Carita.

Sekertaris Jenderal Karang Taruna Provinsi Banten, Gatot Yan. S dalam keterangan tertulisnya mengungkapkan, meskipun mereka bukan korban bencana Tsunami Selat Sunda, namun mereka juga terkena dampak bencana, baik secara sosial maupun secara ekonomi, sebab mata pencaharian mereka tergusur habis oleh bencana Tsunami.

“Mereka ini memang bukan korban Tsunami, namun secara sosial dan ekonomi, kehidupan mereka kini sangat terganggu akibat musibah Tsunami beberapa waktu lalu.” Kata Gatot, dalam keterangan tertulisnya, seperti diterima redaksi, Senin (31/12).

Seperti yang sampaikan oleh para korban, kata Gatot menjelaskan, sehari-hari di kawasan wisata, mereka ini berdagang asongan. Sejak terkena musibah Tsunami, tambah Gatot, secara praktis mereka tidak lagi berdagang dan kehilangan mata pencaharian.

“Sejak musibah Tsunami, praktis mereka tidak lagi berdagang. Selain pantai sepi pengunjung mereka pun masih takut dan trauma mendekati pantai.” Tambah Gatot.

Menurut Gatot, dari jumlah korban yang terkena dampak Tsunami yang diberikan bantuan oleh Karang Taruna Provinsi Banten ini, tidak masuk dalam data korban.

Padahal, sambung Gatot, secara sosial dan ekonomi, para korban ini sangat terganggu, karena kehilangan mata pencaharian dan sumber penghasilan.

Baca juga :  IPP Rendah, Karang Taruna Banten Merasa Prihatin

“Oleh pihak terkait, tidak masuk sebagai data korban, sehingga mereka tidak dihitung sebagai penerima bantuan. Padahal secara sosial dan ekonomi, mereka ini kehilangan mata pencaharian.” Sambung Gatot.

Seperti diketahui, bencana Tsunami Selatan Sunda yang terjadi beberapa hari lalu itu, terjadi di Banten dan di Lampung. Untuk di Banten sendiri terjadi di dua kabupaten, diantaranya Kabupaten Pandeglang dan Serang. (HM).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru