oleh

Kirim Relawan Korban Tsunami Selat Sunda, Ini Pesan Kepala LLDIKTI Wilayah III

JAKARTA, KICAUNEWS.COM — Para relawan untuk para korban Bencana Tsunami Banten dan Lampung Selatan yang di naungi kordinator LLDIKTI wilayah III yang terdiri dari para mahasiswa dan mahasiswi PTS dan PTN resmi berangkat pada selasa, 25/12/2018.

Terima ksih atas respon aktif dan kesiap kesiagaannya untuk tanggap darurat di Banten. “Saya atas nama pribadi dan LLDIKTI Wilayah III sangat mengapresiasi niat baik dan aksi saudara-saudara dan Semoga di perjalanan lancar serta mendapat kekuatan untuk berbakti di lapangan,” Kata Illah Sailah Kepala LLDIKTI Wilayah III kepada Redaksi.

Illah Sailah menambahkan, Tetap sehat dan tersenyum apapun kondisinya dan Apapun rintangannya cari solusi tepatnya.

“Terima kasih dan semoga Allah memperhitungkan amal baik para relawan dan Sampai jumpa lagi di Jakarta,” Ucap Illlah Sailah

Sebelumnya, tsunami melanda pantai di sekitar Selat Sunda, Sabtu (22/12/2018) malam. Tsunami tersebut dipicu oleh longsoran bawah laut dan erupsi Gunung Anak Krakatau.

Berdasarkan data hingga Rabu 26/12/2018 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, korban tsunami Selat Sunda di Banten dan Lampung terus bertambah.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, jumlah korban meninggal menjadi 430 orang.

Korban meninggal paling banyak tercatat di Kabupaten Pandeglang yaitu 290 korban. Kemudian, di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, tercatat 113 korban jiwa.

Sementara, di Kabupaten Serang, Banten, tercatat ada 25 korban meninggal dunia.

Di Kabupaten Pesawaran, Lampung, data BNPB menunjukkan satu orang meninggal dan di Kabupaten Tanggamus, Lampung, korban meninggal sebanyak satu orang.

Adapun, korban luka-luka tercatat terdapat 1.495, 159 orang hilang, dan 21.991 orang mengungsi.

Terkait kerusakan infrastruktur, data BNPB mengungkapkan, 924 rumah rusak, 73 penginapan rusak, 60 warung rusak, 1 dermaga dan 1 trmpat berlindung atau shelter rusak.

Sejumlah kendaraan juga ikut terkena imbas tsunami, di antaranya 434 perahu dan kapal, 24 kendaraan roda empat, dan 41 kendaraan roda dua.(Red/Eky)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru