oleh

Hujan Deras Semalam, Akibatkan Banjir setinggi 1,5m di Kampung Lebak, Plt BPBD Kota Bekasi Tinjau Lokasi

KotaBekasi, Kicaunews.com – Kampung Lebak  Teluk Pucung,  Bekasi Utara,  salah satu lokasi terdampak banjir akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kota Bekasi dan sekitarnya pada Kamis (13/12/2018) malam. Hasil pemantauan, kedalaman banjir pada pukul 02.47 wib setinggi 150 cm.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Haryono bersama tim gabungan penanggulangan bencana turun langsung ke lokasi banjir untuk melakukan evakuasi warga, Jumat (14/12/2018).

Sebanyak 38 personil BPBD juga disiapkan bersama tim Tagana, PMI Kota Bekasi, Dinas Sosial, dan Mapala Perguruan Tinggi di Kota Bekasi dan Pramuka Peduli Kwartir Cabang Kota Bekasi untuk menanggulangi bencana.

“Masyarakat sudah mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Kita bantu evakuasinya. Petugas terlatih bersiap untuk membantu penanganan bencana dan upaya-upaya memberikan pertolongan kepada korban,” kata Haryono.

Haryono mengatakan dari laporan yang ia terima, lokasi banjir lainnya berada di wilayah kecamatan Pondok Gede di Perumahan Jati Bening Baru dengan banjir setinggi 2 meter dan Kompleks Dosen IKIP.

Kemudian di Kecamatan Jati Asih titik banjir berada di perumahan Nasio, perum cahaya Kemang permai ketinggian banjir mencapai 30 cm disebabkan tanggul jebol dengan lebar 10 meter.

Untuk wilayah Bekasi Barat titik banjir berada di perumahan Masnaga dan Jaka Permai dan Perumahan Duta Kranji. Di Kecamatan Bekasi Timur banjir melanda wilayah jalan Kartini, jalan Kalimaya samping Patal, di jembatan Lengkak sebanyak 10 rumah terdampak banjir dan jembatan Pramuka sebanyak 7 rumah terdampak banjir.

Selain itu, kata Haryono pihaknya juga memantau ketinggian air Kali Bekasi yang pada pukul 01.00 wib ketinggian air mencapai TMA 625 sudah masuk siaga 2.

Baca juga :  Penggalangan Komitmen Akreditasi Puskesmas Bambu Apus

“Wilayah teluk Pucung dan Bekasi Timur tersebut masuk di daerah aliran sungai (DAS) Kali Bekasi. Kita terus pantau ketinggian airnya,” ungkap Haryono. (fie)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru