oleh

Era Revolusi Industri 4.0 Pemkot Bekasi Siap Bersinergi dengan Cendikiawan Ciptakan SDM yang Berkualitas, Kreatif dan Inovatif

Kota Bekasi, Kicaunews.com -Kota Bekasi siap sambut Era Revolusi Industri 4.0 karena hal itu sudah  sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Bekasi, seperti yang diungkapkan Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto usai menghadiri seminar umum dan penandatanganan MoU Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) dan Orda Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Bekasi.

Seminar umum membahas revolusi industri 4.0 disambut antusias kalangan akademisi dan mahasiswa Kota Bekasi yang digelar di Gedung Istanaku, Sepanjangjaya, Bekasi Timur. Wawan Hermansyah Ketua APTISI dan Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) Kota Bekasi berharap sinergitas antara Pemkot Bekasi menghasilkan strategi dalam membangun SDM yang dibutuhkan apalagi ada 53 Perguruan Tinggi yang ada di Kota Bekasi menjadi potensi yang luar biasa.

“Mengingat jumlah dosen yang bergelar doktor dan profesor di Kota Bekasi cukup banyak apalagi tiap tahunnya seribu lulusan mahasiswa siap  diakomodir untuk mewujudkan Visi misi Kota Bekasi, ” terang Wawan.

Wakil Walikota pun setuju perlunya perubahan pola pikir bagaimana untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan untuk menghadapi era revolusi Industri 4.0

“Era Revolusi Industri memang sulit diantisipasi, tetapi bagaimana pun kita harus siap menerima perubahan tersebut,” kata Tri Adhianto.

Ia menuturkan, menyambut era Revolusi Industri 4.0, Pemkot Bekasi sudah melakukan beberapa langkah untuk meningkatkan kemampuan masyarakat Kota Bekasi dan siap bersinergi dengan para cendikiawan melalui Mou.

“Hampir 80 orang warga Kota Bekasi dilatih setiap minggu. Mereka dilatih guna memiliki kemampuan dibidang IT, kita akan cetak warga Kota Bekasi menjadi usahawan-usahawan muda,” tandasnya.

Pemerintah Kota Bekasi sendiri sudah cukup konsen dalam dunia pendidikan agar mendapatkan aparatur pemerintah yang mampu menerima perubahan di era revolusi industri

Baca juga :  Brigadir Sujarwo Menembak Hati Masyarakat Dengan Program Polsantren

“Saya adalah satu orang yang mendapatkan bea siswa sekolah S3. Karenanya basisnya harus berbasis kemampuan pendidikan dasar dulu yakni S1,S2 dan S3,” tuturnya.

Tri mengungkapkan bahwa pemerintah Kota Bekasi saat ini telah sekolahkan puluhan orang untuk mengikuti jenjang S3 study di Universitas.

“Pemkot Bekasi saat ini sudah sekolahkan hampir 20 orang untuk study S3. Sekarang kita tinggal mengoptimalkan di jenjang S1 dan S2,” jelasnya.

“Sekarang juga kita sedang mengoptimalkan peran Universitas swasta di Kota Bekasi. Kalau tidak ada perhatian pemerintah pasti akan hilang, sementara pemerintah daerah belum memiliki kemampuan membangun Universitas Negeri sendiri,” ungkapnya.

Sementara Ketua ICMI Orda Kota Bekasi, H. Marhaban Sigalingging menyambut gembira jika langkah yang akan dilakukan ICMI dan APTISI mendapat perhatian khusus Pemkot Bekasi,  apalagi SDM yang berkualitas,  kreatif dan inovastif sangat dibutuhkan  Kota Bekasi yang mengandalkan sektor jasa dan perdagangan dalam pembangunannya.

“Era Revolusi Industri 4.0 tak bisa dipungkiri lagi dan pemerintah daerah harus membuka diri dan merangkul semua elemen masyarakat untuk mewujudkan bagaimana SDM yang ada di Kota Bekasi menjadi modal pembangunan yang handal,” bebernya. (fie)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru