oleh

TMMD Memberikan Bukti Besar Bagi Masyarakat

JAKARTA, KICAUNEWS.COM — TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2018 mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat dan telah terbukti memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (Aster Kasad) Mayjen TNI Supartodi, S.E., M.Si saat memberikan laporan pelaksanaan dan evaluasi di depan peserta Rapat Paripurna (Rapurna) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-39 Tahun 2018 di di GOR A. Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (5/12/2018).

Setelah acara pembukaan Rapat Paripurna (Rapurna) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-39 Tahun 2018 oleh Inspektur Jenderal (Irjen) TNI Letjen TNI Muhammad Herindra, M.A., M.Sc., Aster Kasad yang juga mewakili Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) selaku Ketua Penanggung Jawab Operasional (PJO) program TMMD berkesempatan memberikan laporan pelaksanaan dan evaluasi di depan peserta rapat yang berasal dari beberapa unsur seperti TNI, Kementerian dan Pemerintah Daerah (Pemda) yang bekerjasama dalam program ini

Dalam paparannya, Aster Kasad mengatakan bahwa pada tahun 2018 TMMD telah dilaksanakan sebanyak 3 (tiga) kali, yakni TMMD ke-101, 102 dan 103, yang mencakup 150 wilayah Kabupaten/Kota di seluruh wilayah Indonesia dengan sasaran fisik dan non-fisik yang masing-masing dilaksanakan selama 30 hari.

“Secara umum pelaksanaan kegiatan TMMD tahun ini berjalan dengan baik dan dapat diselesaikan sesuai jangka waktu yang telah ditetapkan. Sasaran non-fisik yang dilaksanakan berupa Penyuluhan Kesehatan, Pertanian, Bahaya Narkoba, KB Kesehatan, Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan, Imunitas Bangsa dan lain-lain secara umum juga berjalan dengan baik,”ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan, sasaran fisik yang telah diselesaikan antara lain, pembuatan atau rehab jalan sepanjang 612,363 km, pembuatan saluran air atau irigasi 37,288 km, rehab rumah tidak layak huni 344 unit, pembuatan atau rehab gorong-gorong 203 unit dan jembatan 109 unit, normalisasi sungai sepanjang 31,135 km, pembangunan dan rehab sekolah 35 unit serta tempat ibadah 66 unit.

Baca juga :  Komisi II DPR Targetkan, Perppu 2/2017 Segera Dibahas

“Tahun ini telah terjadi banyak peningkatan sasaran dibanding tahun 2017. Contohnya pembuatan atau perbaikan jalan meningkat 25,6%, yang sebelumnya 455,1 km menjadi sepanjang 612,3 km atau bertambah 157 km. Selain itu, dukungan anggaran dari Pemda juga meningkat sebanyak 3,2% dari 216,2 milyar menjadi 223,3 milyar,”jelas Supartodi.

Ia juga menambahkan bahwa partisipasi masyarakat dalam TMMD tahun ini dinilai cukup baik. “Akan tetapi perlu adanya upaya khusus untuk melibatkan generasi muda, seperti integrasi kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan kegiatan TMMD” tegasnya.

“TMMD 2018 ini mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat, sehingga beberapa Pemda akan meningkatkan dukungan anggarannya. TMMD perlu dipertahankan dan dilanjutkan karena telah terbukti memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Terutama dalam membantu mempercepat akselerasi pembangunan di daerah terisolir, desa tertinggal, daerah perbatasan maupun daerah kumuh perkotaan,” pungkasnya.

Selain laporan dan evaluasi dari pelaksana, di sela-sela kegiatan Rapurna TMMD juga digelar pameran foto-foto kegiatan pelaksanaan TMMD di seluruh wilayah Indonesia serta pengumuman hasil lomba karya jurnalistik terbaik TMMD tahun 2018 kategori wartawan media elektronik dan wartawan media cetak/online, Kapendam terbaik, Dansatgas atau Dandim terbaik, serta pejabat daerah yang memberikan kontribusi alokasi anggaran terbesar untuk kegiatan TMMD Tahun 2018. (Dispenad). Sumber : CILANGKAP-tniad.mil.id

 

Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru