oleh

Tb. Hendra Suherman : Tanpa Bus Transpatriot Pun, di Jaman Digital Angkutan Lain Tergerus Secara Alami

Kota Bekasi, Kicaunews.com – Angkutan massal Bus Transpatriot plat merah milik Pemerintah Kota Bekasi yang saat ini dikelola oleh Badan Umum Milik Daerah (BUMD) Mitra Patriot yang hampir satu minggu ini telah diujicoba gratis untuk masyarakat, diharapkan memberikan fasilitas dan keunggulan lebih dibanding angkutan massal lainnya di Kota Bekasi.

Keberadaan Bus Transpatriot memang menunai pro dan kontra di masyarakat, namun hal itu menurut Direktur Utama PD. Mitra Patriot, Tb. Hendra Suherman bisa dimaklumi dan menjadi evaluasi bagi pengelolaan bus Transpatriot lebih baik lagi.

“Partisipasi masyarakat bermacam – macam ada yang pro dan kontra tapi itu hal yang wajar. Setelah satu minggu ini kami akan mengevaluasi hal – hal apa saja yang perlu kita perbaiki untuk meminimalisir
kekurangan yang ada,” ungkap Tb Hendra di ruang kerjanya, Kamis (29/11/2018).

Adanya kendala yang terjadi saat uji coba Bus Transpatriot saat ini bukanlah kendala yang berarti karena wajar bila kendaraan tersebut mengalami sedikit gangguan ketika beroperasi karena kendaraan Transpatriot sebelumnya sempat “mangkrak” beberapa bulan tidak digunakan.

“Jadi wajarlah jika saat beroperasi ada gangguan seperti mogok di jalan dan saat itu juga bisa diperbaiki dan beroperasi lagi. Kita monitor terus melalui aplikasi kami di kantor yang bisa terlihat dengan jelas jika ada bus yang trouble di jalan,” bebernya.

Masyarakat Kota Bekasi menurut Tb Hendra, membutuhkan sarana transportasi dengan fasilitas yang lebih nyaman, aman dan terintegrasi mengikuti perubahan dinamika kehidupan masyarakat metropolitan dengan anggaran subsidi yang disediakan Pemkot Bekasi di 2019 sebesar 6,8 miliar.

“Sudah menjadi tuntutan masyarakat yang menginginkan sarana transportasi yang modern di era sekarang, meskipun kami juga menyadari ada angkutan umum lain yang akan tergeser,” jelasnya.

Baca juga :  Pisah sambut Kapolsek Teluknaga, Polresta Tangerang Kota Banten.

Untuk itu PD. Mitra Patriot berupaya bagaimana kedepannya angkutan umum lainnya seperti koasi dan mobil elef bisa bersinergi dengan bus Transpatriot, apakah nantinya menjadi angkutan penyambung bagi jalur yang tak dilewati bus transpatriot? Itu yang akan dibahas lebih lanjut Pemkot Bekasi dengan PD. Mitra Patriot.

“Seandainya tanpa ada Bus Transpatriot pun, angkutan umum yang ada sekarang secara alami akan tergerus dengan tuntutan jaman era digital ini,” sambung Dirut PD Mitra Patriot yakin.

Penambahan jalur trayek Bus Transpatriot pun akan bertambah semua tergantung dari dukungan Pemkot Bekasi dan masyarakat, karena Tb. Hendra yakin suatu saat Bus Transpatriot mampu memberikan nilai tambah bagi kemajuan dunia transpatriot di Kota Bekasi.

Meski saat ini baru melewati dua rute, dengan rute pertama dari Terminal Bekasi menuju Harapan Indah melintasi Jalan Djuanda, Bulak Kapal, Jalan Joyo Martono, Jalan Cut Meutia, Jalan Chairil Anwar, Jalan A. Yani, Jalan Sudirman hingga Harapan Indah.

Sementara untuk Rute kedua melayani Harapan Indah hingga Terminal Bekasi yang akan melintasi Harapan Indah, Jalan Sudirman, Jalan Sultan Agung, Jalan Djuanda, Stasiun Bekasi sampai Terminal Bekasi.

Langkah evaluasi selalu menjadi bagian dari kinerja PD Mutra Patriot, jelas Tb. Hendra Suherman seraya optimis mampu memberikan peningkatan PAD bagi Pemerintah Kota Bekasi. (fie)

Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru