oleh

Bawaslu Kota Bekasi Ingatkan Ancaman Pidana Bagi Pelanggaran Para Caleg Beriklan di Media Massa

Kota Bekasi, Kicaunews.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi mengingatkan kepada seluruh calon anggota legislatif (Caleg)  DPRD Kota Bekasi untuk taat aturan KPU dan Bawaslu dan bersikap hati -hati dalam bersosialisasi di masyarakat. Terutama beriklan di media massa yang belum pada waktunya.

Jika terbukti melakukan pelanggaran, mereka bisa dikenakan tindak pidana pemilu melanggar pasal 276 Undang Undang No. 7 tahun 2017, junto pasal 492 dengan ancaman maksimal 1tahun dan denda maksimal Rp 12 juta tentang kampanye di luar jadwal.

Melalui Ketua Bidang Hukum dan Data Informasi, Bawaslu Kota Bekasi, M. Iqbal kepada Kicaunews. Com, Kamis (29/11/2018), mengharapkan agar para Caleg untuk lebih mematuhi peraturan KPU, mengingat sudah ada beberapa kasus yang sedang ditanggani Bawaslu dan Tim Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) terkait pelanggaran kampanye para Caleg di media massa yang belum pada waktunya.

“Apalagi diantara para caleg ini ada yang masih menjadi anggota dewan, tentunya lebih paham dan mengerti aturan berkampanye di media massa, ” terang Iqbal.

Seperti yang sudah kita ketahui belum lama ini soal kasus pemasangan iklan para Caleg DPRD Kota Bekasi dari Partai Demokrat yang saat ini tengah ditangani Gakkumdu di Polres Metro Bekasi Kota dan selanjutnya 25 Caleg DPRD Kota Bekasi dan satu Caleg Propinsi Jabar dari Partai Nasdem atas dugaan pelanggaran kampanye pemilu di media massa.

Tidak hanya itu saja, Iqbal pun mengaku saat ini, pihaknya sudah memanggil 4 Caleg DPRD Kota Bekasi lagi yang dimintai keterangannya terkait beriklan di media massa belum pada waktunya pada hari Kamis (29/11/2018), mereka yang dipanggil Bawaslu Caleg DPRD Kota Bekasi, Murfati Lidianto dari Partai Gerindra,  Maryadi dan Komarudin dari Caleg DPRD Kota Bekasi dari Partai Golkar dan Anim Imannudin, Caleg DPRD Kota Bekasi dari PDI Perjuangan.

Baca juga :  Gak Jelas, BKM Pabuaran Selesaikan 21 Unit Rumah

Dari semua kasus pelanggaran tersebut Iqbal mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap para caleg itu atas temuan barang bukti adanya dugaan pelanggaran kampanye.
“Kita sudah mendapatkan barang bukti berupa koran yang ada iklan caleg-caleg mereka, yang seharusnya belum diperbolehkan,” ujarnya di Kantor Bawaslu Kota Bekasi, Jalan M Hasibuan, Bekasi Timur.

Menurutnya, dalam keterangan para Caleg dari partai Nasdem mengaku tidak mengetahui soal foto mereka yang terpasang di salah satu media massa. Selain melakukan pemeriksaan terhadap 25 caleg Nasdem yang berasal dari tiga daerah pemilihan (Dapil), Bawaslu Kota Bekasi juga sudah melakukan pemanggilan kepada pimpinan media Zulkarnaen Alregar yang memuat iklan para caleg yang juga merupakan Caleg DPRD Kota Bekasi dari Nasdem.

“Kita juga akan memanggil satu lagi pihak media bagian periklanan yang diduga menawarkan iklan tersebut ke salah satu Caleg,” nanti akan kita kroscek satu persatu dan dibahas di Gakkumdu,”jelas Iqbal.

Sementara untuk empat Caleg DPRD Kota Bekasi yang kemarin dimintai keterangannya juga akan meminta keterangan dari pihak media massa.

Iqbal pun mengharapkan kepada media massa untuk bekerjasama dengan KPU dan Bawaslu untuk menjaga pesta demokrasi Pileg dan Pilpres mendatang bisa berjalan sukses dengan membantu memberikan edukasi politik dan informasi yang baik bagi masyarakat. (fie)

Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru