oleh

Polres Tangsel Menggelar Press Release Terkait Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkoba

TANGSEL, KICAUNEWS.COM – Kepolisian Resort (Polres) Tangerang Selatan menggelar Press Release
Terkait Ungkap Kasus Menonjol Tindak Pidana Narkoba Periode Bulan November 2018, sebanyak 3 kasus dengan jumlah tersangka 3 orang dengan barang bukti Sabu seberat total  2,5 kg, H5 sebanyak 93 dan Ekstasi 94 butir.

Dalam press release tersebut, Kapolres Tangsel Akbp Ferdy Irawan, S.IK., M.Si didampingi oleh , Akp Kresno Wisnu Putranto, SH., S.IK., M.Si (Kasat Narkoba), Iptu Sugiyono (Kasubag Humas), Ipda Pardiman, SH (Kanit Sat Narkoba) dan Ipda Eko Nopendi, SH (Kanit Sat Narkoba), menjelaskan kepada awak media bahwa ketiga pelaku tersebut diamankan di dua lokasi yang berbeda.

“Ada 3 perkara dengan 3 tersangka masing-masing, pertama, initial  nama SB alias Epul (38) warga Desa Dago, Parung Panjang Bogor, ditangkap Jumat (9/11) sore, dengan barang bukti Sabu 136, 75 gram. Kedua, AW alias Gogo (44) ditangkap di Jalan Palbatu V Menteng Dalam, Tebet Jaksel pada hari Kamis (22/11) dinihari, dengan barang bukti Sabu seberat 1,6 kg. Dan tersangka ketiga, SW alias Penyom (28) ditangkap di kontrakannya Jalan Suka Bakti II Serua Ciputat, pada hari Rabu (5/9) dengan barang bukti Sabu 801 gram, ekstasi 94 butir, dan H5 sebanyak 93 butir,” terang Kapolres Tangerang Selatan, AKBP. Ferdy Irawan saat pers rilis ungkap kasus tindak pidana narkoba, di lobby Mako Polres Tangsel, Rabu (28/11/2018) petang.

Kepada ketiga tersangka yang selaku pengedar ini dikenakan Pasal 114 Ayat 2, ancaman minimal 5 tahun dan maksimal hukuman mati.

Ketiganya ini, dari jaringan yang berbeda dan kasus yang berbeda pula, serta akan dilakukan pengembangan lebih atas lagi, terkait Sabu 1,6 kg didapat dari jaringan luar negeri.imbuhnya

Baca juga :  Suasana Haru Iringi Pelepasan Siswa/i SD Negeri 1 Karang Benda 

“Ya seperti ini yang besar ini belum dipecah dan sebagai stok disimpan dalam bungkusan Teh Cina,” ujarnya, saat menjelaskan modus untuk mengelabuhi petugas.

di tambahkan, hasil pengecekan diketahui jenis kualitas no 1 atau bagus.

“Sebagai informasi barang ini merupakan barang sampah, tapi kalau kita nilai barang dipasaran nilai Sabu ini Rp 3,8 Milyar, ekstasi Rp 47 Juta, dan H5 nya Rp 46,5 Juta,” tutupnya.

F/Tris

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru