oleh

Tiga Pejabat Aselon 2 Dirolling Jabatannya, Ada yang Kembali ke Jabatan Fungsional

BEKASI, Kicaunews.com – Mutasi kali ini Walikota Bekasi kembali mengambil gebrakan 3 pejabat aselon 2 di rolling dan ada yang dikembalikan ke jabatan fungsional, pelantikaannya pun dihalaman Tempat Pembuangan Sampah Terakhir (TPST) Sumur Batu, Bantargebang, Selasa (27/11/2018).

Jabatan Kepala Disnaker yang sebelumnya dijabat, Mohamad Kosim kini Ia di rolling sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembang (Balitbang)  dan jabatan Kepala Balitbang sebelumnya, Encu Hermana bergeser menjadi Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Telesandi (Diskominfostandi) Kota Bekasi.

Sementara jabatan Kepala Diskominfostandi yang dulu di jabat Titi Masrifahati, kini Ia tak lagi menduduki jabatan di struktural tetapi digeser ke jabatan fungsional di lingkungan Dinas Kesehatan sebagai tenaga dokter sesuai latar belakang Titi Masrifahati.

Titi sendiri tidak nampak pada saat prosesi Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pejabat Struktural Eselon II, yang dihelat di TPST Sumur Batu, Bantargebang.

Namun begitu, jabatan Kepala Disnaker masih dibiarkan kosong sama seperti halnya jabatan sekeratrisnya yang sebelumnya suda kosong, karena Heri Ismirady dicekok Kejaksaan sebagai tersangka kasus korupsi.

Berdasarkan rilis yang diterima redaksi, mutasi jabatan kali ini dimaksudkan sebagai bentuk evaluasi terhadap para pejabat di lingkungan Pemkot Bekasi dan atas persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri nomor 821/8702/SJ tanggal 18 Oktober 2018 perihal Persetujuan Mutasi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemkot Bekasi.

“Pelantikan yang saat ini dilakukan merupakan salah satu bentuk evaluasi terhadap kempetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan kebutuhan organisasi yang dilakukan untuk menunjang lajunya roda organisasi agar tetap berjalan sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan, serta menyelesaikan persoalan ditengah masyarakat,” ungkap Walikota Bekasi, Rahmat Effendi.

Walikota Bekasi Rahmat effendi atau yang akrab disapa Pepen mengatakan, selama menjabat walikota, sudah kesekian kalinya dirinya melakukan reposisi terhadap pejabat di Pemkot Bekasi.

Baca juga :  Waduh, BPK Temukan 14.997 Masalah Keuangan Yang Merugikan Negara Hingga Triliyunan di Semester 1 Tahun 2017

“Saya selaku walikota terus melakukan reposisi terhadap pejabat yang ditugaskan dan diamanatkan untuk melakukan perubahan didalam ruang lingkup pemkot Bekasi,”ujarnya pada awak media.

Kali ini pilihan Walikota melantik pejabat aselon dua di TPST Sumur batu atau Pembuangan Limbah Terakhir (PLT) punya alasan khusus.

“PLT adalah bukan suatu tempat yang nyaman untuk melantik pejabat. Saya lakukan disini supaya para pejabat berfikir, bahwa jabatan kita adalah memikul beban dan tanggung jawab,”jelasnya. (fie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru