oleh

Khawatir Melakukan Tawuran Sejumlah Pelajar di Amankan Polisi Polsek Pondok Aren

TANGSEL, KICAUNEWS.COM – Peringatan Hari Guru Nasional yang diperingati setiap 25 November menjadi momentum tersendiri bagi para siswa. Seperti biasanya, mereka merayakan hari guru nasional dengan berbagi dan berganti peran yakni pengerek atau pengibar bendera sekolah pada saat upacara bendera dilakukan oleh siswa di sekolah.

Selain itu, peringatan hari guru berlanjut oleh para siswa di luar sekolah, seperti dilakukan sejumlah siswa SMK swasta di Ciledug, Kota Tangerang.

Namun naas, sebelum mereka merayakan hari guru diperjalanan menuju tempat yang dituju mereka harus berurusan dengan polisi. Pasalnya polisi khawatir sekelompok pelajar tersebut akan memicu aksi tawuran.

Dijelaskan Kapolsek Pondok Aren Kompol Yudho Huntoro, “Sebanyak 26 orang pelajar yang masih mengenakan seragam lengkap mengendarai sepeda motor membawa bendera warna hitam melintas di jalan Graha Raya Bintaro, terpaksa kami amankan, karena khawatir akan memicu aksi tawuran, “ungkapnya, Senin (26/10/2018)

Menurut Yudho, potensi munculnya aksi tawuran antar pelajar, biasanya berawal dari saling mengejek dan berkelompok. Untuk kali ini mungkin tidak sampai terjadi tawuran. Kita menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kita kumpulkan mereka dan dibina secara persuasive. Untuk memberikan pelajaran mereka dikenakan sangsi (Tilang) bagi pengendara sepeda motoryang dilengkapi surat surat. Selanjutnya, kami koordinasi dengan petugas Satpol PP dikecamatan untuk memanggil orangtua dan pihak sekolah,” ujarnya.

Saat ditanya, mereka mengaku rencananya mau nongkrong disalah satu warung kopi, “Saya enggak tawuran pak, cuma mau ngopi bareng abis merayakan hari guru, apa salah saya, “ucapnya serentak.

Abah/tris

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru