oleh

Mahasiswa: Belum 5 Tahun, Gedung Fakultas Adab UIN Jakarta Sudah Rusak 

KICAUNEWS.COM – Gedung Fakultas Adab dan Humaniora UIN Jakarta yang baru di pakai tahun 2017 lalu semakin memburuk. Dari lokasi sampai fasilitasnya sangat tidak memuaskan di gunakan untuk kebanyakakan mahasiswa, khususnya kalangan Mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora itu sendiri.

Mahasiswa Jurusan Sejarah Peradaban Islam (SPI) Semester 5-A, Hotmartua SImanjuntak mengatakan, Kerusakan fasilitas terus terjadi secara alamiah, seperti atap kelas bocor, AC kelas mati, membuat suasana Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) kurang kondusif.

Tambah lagi proyektor yang sering tidak berfungsi, membuat kita repot ketika mau presentasi di mulai. Kita harus datang ke ruang TU dulu untuk meminjam proyektor, sangat menyita waktu sekali.

Akhir-akhir ini kerusakan sarana dan prasaran secara alamiah terus terjadi. Mulai atap bocor seperti di kelas 4.19 dan 4.22, dinding asbes jebol di beberapa sudut. Ujar Hotmartua Simanjuntak, Senin (26/11)

Hotmar juga menambahkan bahwa, dinding yang mudah lapuk membuat estetika gedung ini luntur. Dan lagi, Lift yang sering tidak berfungsi sangat mengganggu Mahasiswa atau Dosen yang lagi buru-buru dari lantai bawah ke atas, atau sebaliknya.

Oleh karena itu, sebaiknya pihak kampus scepatnya memperbaiki gedung tersebut, supaya lebih nyaman di gunakan untuk proses belajar mengajar.

Mulai dari bangunan ini di tempati, sudah mengalami kebakaran dan perlahan sarananya mulai luntur seperti “Make Up Wanita”, Lift sering mati. Mungkin itu yang saya rasakan dan beberapa mahasiswa lainnya yang saat ini diam dengan banyak celotehannya di belakang. Tegasnya, Hotmar (26/11)

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) SPI, Ika Nurhakiki mengatakan, fasilitas dan sistem di Gedung Fakultas Adab dan Himaniora UIN Jakarta sangat menurun dari sebelumnya. Seperti dinding yang mulai rusak, toilet kurang di rawat, dan beberapa proyektor yang mati.

Baca juga :  Polrestro Tangerang Kota Ngobrol Bareng Mahasiswa Bahas RUU KUHP dan KPK

Kami sebagai mahasiswa yang menempati gedung ini mengharapkan ada perbaikan terhadap fasilitas gedung tersebut, dan juga menambahkan fasilitas lainnya seperti WiFI yang bisa di jangkau di setiap kelas.

Gedung Fakultas Adab dan Humaniora adalah gedung baru, tapi kondisnya miris sekali. Seperti tembok rapuh, toilet kotor, proyektor mati, dan Wifi tidak merata. Gedung baru harusnya lebih baik dari gedung-gedung sebelumnya. Ujar, Ika Nurhakiki. (Aray)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

1 comment

Berita Terbaru