oleh

Polres Indramayu Tindak Oknum Kontraktor ZL yang Arogan

Indramayu, Kicaunews.com – Ketua Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Kabupaten Indramayu cristine pertanyakan kapasitas zul yang membawa senjata api (senpi) dan di pergunakan untuk mengancam atau menakut nakuti Konsultan AJ.

“kapasitas zul harus dipertanyakan sebagai apa?, dia bukan polisi, senpi-nya dari mana? Bisa kita bawa dia ke intelkam Mabes Polri” tandasnya.

Ia juga mengajak kepada konsultan AJ untuk membuat pengaduan ke BPI Pusat dan meminta perlindungan hukum ke mabes polri. “Konsultan itu bawa data ke BPI, buat perlindungan hukum, Ketum BPI sudah menunggu di mabes” ungkap Cristine, pada rabu sore (21/11) Menurutnya, zul telah melanggar sekaligus 2 pasal undang – undang.

“Dia sudah melanggar undang-undang darurat, dia sudah dapat 2 pasal, yakni UU darurat terkait kepemilikan senjata api dan pengancaman” jelasnya. Cristine juga mendesak Polres Indramayu untuk secepatnya bertindak.

“Polres Indramayu harus menanggapi kasus ini secepatnya, kalo dibiarkan, ini akan menjadi bulan – bulanan masyarakat karena oknum kontraktor arogan tersebut di duga masih menyimpan senpinya “Intinya Polres Indramayu harus menggenjot dengan cepat laporan ini, kalau tidak BPI akan bertindak” tegasnya.

Terpisah Ketua Umum BPI KPNPA RI Tubagus Rahmad Sukendar menyatakan akan mengawal perkara tersebut hingga ke maja hijau. “Kita akan kawal hingga ke persidangan agar persoalan ini menjadi terang benderang dan jangan sampai penegakan hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah” ketusnya. Pihaknya juga telah meminta Kabareskrim dan Irwasum Polri untuk mengawasi kasus tersebut agar berjalan sesuai bukti dan saksi yang ada. (MT jahol)

Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru