oleh

Gunungan Sampah Bambu Diduga Sengaja Dibuang ke Sungai, Pelaku Terancam Pidana

BEKASI, Kicaunews.com – Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C) mensinyalir gunungan sampah yang sebagian besar terdiri dari bambu sengaja dibuang oleh kelompok atau oknum masyarakat ke badan sungai Cikeas.

Bambu-bambu ini  kemudian menggunung bercampur sampah lainnya dan menghambat aliran sungai di kawasan Jatiasih, Kota Bekasi yang berbatasan dengan Bojongkulur, Kabupaten Bogor.

Sinyalemen itu dikemukakan Puarman, Ketua KP2C, di tengah kesibukannya mengkoordinir sejumlah instansi dan  elemen masyarakat dalam gerakan bebersih sungai Cikeas di kawasan Jatiasih, Senin (19/11/18).

Dugaan Puarman itu diperkuat dengan ditemukannya sampah bambu tanpa ranting. “Itu artinya bambu-bambu itu diduga sudah dipotong rantingnya dan digunakan untuk suatu kegiatan. Lalu hanyut atau dibuang ke badan sungai,” beber Puarman.

Menurut Puarman, para pelaku yang membuang sampah ke sungai secara sengaja dapat diancam dengan hukuman pidana dan denda. Sanksi itu tercermin di Peraturan Daerah yang dikeluarkan beberapa pemerintah daerah, di antaranya Perda No.4 Tahun 2015 Kab Bogor dan Perda No.10 Tahun 2011 Kota Bekasi.

Apakah KP2C akan membawa kasus pembuangan bambu ke badan sungai ke ranah pidana, dengan tegas Puarman mengatakan, “Tidak.” Area KP2C, menurut Puarman,   hanya sebatas melakukan pengawasan, penggerakan, advokasi dan KIE (Komunikasi, Informasi, Edukasi).

“Kalau ada pihak lain yang akan melakukannya, tugas kami hanya memfasilitasi saja dari sisi advokasi dan KIE,” tandas Puarman. (fie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru