oleh

Warga Pondok Aren, Keluhkan Suara Bising Mesin Pembuatan kichenset

TANGSEL, KICAUNEWS.COM – Sudah lama warga RW 01 Kelurahan Pondok Kacang Barat, Pondok Aren Kota Tangerang Selatan, mengeluh dengan suara mesin pembuatan kichenset milik Nurcholis yang berada tidak jauh dari rumah warga. Bahkan sudah dua kali aparat dari kelurahan didampingi petugas Satpol PP dari kecamatan Pondok Aren tidak digubris oleh pemiliknya

.“Saya sudah sampaikan kepada pemiliknya dan melayangkan surat kelurahan dan kecamatan, namun sampai saat ini pemiliknya kurang merspon. Suara bising sangat menggagu terutama malam hari ketika kami akan beristrirahat. “ kata Amat yang rumahnya tidak jauh dengan lokasi, Minggu (11/09-2018).

Menurut Amat Kuwat, suara bising memekakkan telinga berasal dari alat alat tukang yang sedang bekerja. Dia menyesalkan sikap pemiliknya yang tidak mau mencari solusi, bahkan meminta bantuan kepada pengacara dari salah salah satu lembaga bantuan hukum.

Jika dalam waktu dekat tidak ada respon dari pihak pabrik, ia bersama warga akan melakukan aksi dan melaporkan permasalahan ini ke Walikota, “Kami berharap kepada pemilik ada niat baik mencari solusi dan meminta kepada pemerintah langsung turun kelapangan, apa yang sebenarnya keluhan warga yang sebenarnya, “tegasnya

Dijelaskan, Kasi Ketenraman dan ketertiban (Trantib ) kecamatan Pondok Aren Syamsudin, pihaknya menerima surat dari warga yang merasa terganggu dengan aktifitas yang dijadikan tempat pembuatan furniture yang ditujukan kepada lurah dan Camat

.“Kami sudah dua kali mendatangi lokasi dan berupaya mediasi dengan pemilik dan warga setempat. Namun pihak pemilik sepertinya tidak ada niat baik, bahkan meminta bantuankepada LBH. Hal ini sudah kami laporkan ke pak Camat, “kata Syamsudin.

Sementara itu Camat Pondok Aren Makum Sagita mengaku , sudah menerima surat keluhan sejumlah warga terkait dengan keluhan warga yang merasa terganggu dengan aktiftas pekerja yang menimbulkan kebisingan. Menurut dia, keberadaan maupun kehadiran perusahaan serta industri disisi lain sangat membantu perekonomian masyarakat dan membuka lapangan pekerjaan bagi mereka yang tak memiliki pekerjaan tetap.

Baca juga :  Bersama RS.Bhayangkara Sartika Asih Polda Jabar, Komunitas Jawara dan Jawara Riders Secara Konsisten Gelar Program Khitan Gratis Setiap Hari Sepanjang Tahun

“Namun pemilik atau pengusaha yang bersangkutan juga harus mengikuti aturan yang ada, khususnya dalam perizinan usaha, perizinan tempat tinggal serta lainnya sehingga keberadaanya resmi,” tuturnya.

Keamanan dan ketertiban di Kota Tangerang Selatan bukan saja tanggung jawab Pemerintah Daerah, tapi juga seluruh komponen masyarakat wajib menjaganya. Seperti yang telah tertuang dan diatur dalam peraturan daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2012 tentang ketertiban umum.

“kami menghimbau kepada masyarakat, dengan adanya Perda tentang Ketertiban Umum ini kita inginkan masyarakat tertib hokum. Terkait dengan keluhan warga dilingkungan setempat, berharap pemilik menyikapi dengan bijak. Apabila hal ini tidak bisa dimusyawarahkan , tentunya Kami akan bertindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, “pungkasnya. (Ade/Tris)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru