oleh

Polrestro Bekasi Kota Pilot Project Penerapan Cashless Paymen Service, Untuk Tangkal Korupsi dan Permudah Pelayanan Publik

BEKASI, Kicaunews.com – Guna  mempermudah pelayanan publik dan cegah korupsi, Polres Metro Bekasi Kota gelar acara Talkshow penerapan Cashless Payment Service dan menggaet 3 perusahaan besar yakni T-Cash yang langsung di bawah Provider Telkomsel, Go Pay dibawah naungan Go-Jek, dan Bank BRI terkait pembayaran non tunai.

Hadir Deputi Informasi Birokasi Kemenpan RB, Muhammad Yusuf AT, Dandim 05/07 Bekasi, Pj. Sekda Kota Bekasi, Widodo Indriantoro, dan segenap jajaran Pemerintah Kota Bekasi turut hadir.

Mengawali sambutan, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto mengutarakan ini adalah Pilot Project Polres bebas korupsi yang dari bulan Januari 2018 lakukan pembenahan inovasi dan juga banyak merubah mindset kerja dari yang sikap nya glamor menjadi sederhana, sepele menjadi serius, pelayanan yang kumuh kita ubah lebih baik, metode yang sulit kita permudah.

“Pelayanan subtansial bukan sekedar formal, maka dari itu kita ubah mindset kerjanya, itu saran dari Kemenpan RB,” ujar Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto.

Selanjutnya, Kombes Pol Indarto menerangkan mengenai manajemen media, pemanfaatan media sosial memberi peran penting menyebarkan informasi kami ke publik. Masyarakat dengan mudah mengaksesnya lewat medsos bahkan  pengaduan masyarakat juga dengan cepat melalui medsos.  Hampir 80 % memuat keluhan dan juga komentar komentar positif bisa kita rasakan di media sosial.

“Penerapan non cash ini sebenarnya pemikiran dari kami dan tim pertama, tetapi didahulukan oleh Gresik dan Bojonegoro. Tapi kami launching juga akhirnya di Kota Bekasi, harapannya semoga warga Kota Bekasi bisa menyesuaikan terkait non cash, dan dukung kami dalam pencegahan korupsi yang dilakukan  calo calo yang ada,” tegas Indarto.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi sangat apresiasi atas penerapan tersebut, Wali Kota mengatakan bahwa Polres Metro Bekasi ini lebih maju selangkah dari Pemerintah Kota Bekasi, terkait dapatnya WBK, akan tetapi sinegritas dan koordinasi tetap kita jalani bersama, seperti pelayanan pelayanan yang kita jalin di Mall Pelayanan Publik, Kota Bekasi sudah ada 3 Mall Pelayanan Publik di Bekasi Junction (eks pasar proyek),  Atrium Pondok Gede, dan akan segera launching di Plaza Cibubur Jatisampurna, kedepannya akan ada di Bantar Gebang dan Harapan Indah di Medan Satria.

Baca juga :  Kyai Jaka Sembung Isi Tausiah di MT Ziyadatul Khair

“Semua kami jalani baik sinegritas dan koordinasi dengan Polres dan Forkominda lainnya, itu semata untuk warga atas pelayanan yang mudah, cepat, dan tepat. Bantu kami untuk eratkan sinegritas dengan pihak lainnya, untuk menciptakan Visi Kota Bekasi yang Cerdas, Kreatif, Maju, Sejahtera, dan Ihsan” papar Rahmat Effendi.

Juga disampaikan, apresiasi kembali oleh Wali Kota Bekasi terhadap Kapolres Metro Bekasi Kota yang telah siap siaga melayani warga Kota Bekasi untuk 24 jam selama 7 hari pembuatan SIM, SKCK dan pelayanan lainnya yang telah di buka di Polres.

“Ini merupakan satu sinergitas penuh terhadap masyarakat, hanya di Kota Bekasi, Polres yang mengadakan seperti ini, Kapolrestro Bekasi Kota juga menyatakan seperti itu dan baru Polrestabes Surabaya sudah memulai pelayanan seperti di Kota Bekasi, akan tetapi hanya sampai jam 22.00 Wib,” terang Walkot.

Harapan Wali Kota Bekasi terhadap pelayanan masyarakat Kota Bekasi harus dipercepat mengingat warga Kota Bekasi membutuhkan pelayanan yang cepat, tepat, dan tanggap. (fie)

Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru