oleh

Tanpa Rubah Nilai Perjuangan, Era Millenial Harus Dijadikan Peluang Buat GMKI

KICAUNEWS.COM – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) harus mereformasi diri supaya dapat mengimbangi arus modernisasi yang begitu pesat. Ternasuk di dalamnya adalah merespon arus teknologi yang begitu pesat.

Disadari atau tidak, modernisasi memiliki effeck yang sangat dominan dan telah merasuk dalam pola-pola dan gaya hidup. Hal itu terjadi disemua kalangan, termasuk kalangan masyarakat dan mahasiswa yang kemudian hal ini disebut sebagai era millenial.

Demikian hal itu dikatakan, Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia, Korneles Galanjinjinay dalam keterangan tertulis, Jumat (02/11) dalam acara Pengurukuhan Pengurus Pusat GMKI di Gereja HKBP Kernolong, Jakarta Pusat.

“Dalam momentum yang mau diambil pada pengukuhan PP GMKI kali ini, adalah semangat 501 tahun reformasi gereja, yang dalam artian bahwa GMKI kedepan harus juga mereformasi diri demi mengimbangi arus moderinasi yang begitu pesat, termasuk didalamnya arus modernisasi teknologi.” kata Korneles.

Menurut Korneles, saat ini GMKI telah banyak diisi oleh mahasiswa yang masuk dalam kategori millenial. Tentu saja, sambung Korneles menjelaskan, secara lansung akan membawa arus gaya pergerekan yang baru yang sesuai dengan zamannya. Tapi kemudian, tambah Korneles, akan menjadi terasa asing bagi merka yang lebih dulu menjalani kehidupan di dalam organisasi itu sendiri.

“Oleh karena itu, GMKI senantiasa harus tetap merobah diri setiap zamannya sebagai wujud dari bukti kemajuan proses dari organisasi itu sendiri. Organisasi yang tidak mengalami perobahan, yang stagnan adalah organisasi yang gagal.” kata Korneles dalam keterangan tertulis, Jumat (02/11) seperti diterima redaksi.

Ia juga meminta kepada seluruh kader, agar dapat melihat era millenial itu sebagai peluang untuk mereformasi diri sebagai organisasi yang lebih modern dan sesuai dengan zaman dan perkembangan yang cukup pesat itu.

Baca juga :  TKP Kembali Berikan Bantuan Pangan Keluarga Kurang Mampu

“GMKI harus melihat era melanial hari ini sebagai peluang, tapi ingat, kita merobah pola gerakan-gerakan tanpa merubah nilai-nilai perjuangan yang oikumenis dan nasionalis. Reformasi gerakan yang tetap bertujuan untuk menjaga keutuhan bangsa dari serangan-sebrangan dalam bentuk apapun, termasuk penyebaran paham intoleran dan radikal melalui jaringan virtual teknologi internet.” tegas Korneles.

Seperti diketahui, Korneles Galanjinjinay adalah Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia masa bakti 2018/2020 yang sebelumnya menggantikan Sahat Martin Philip Sinurat. Korneles terpilih jadi Ketua Umum dalam kongres GMKI. Korneles berasal dari GMKI Cabang Makassar, sementara Sekertaris Umum, David Sitorus berasal dari GMKI Cabang Bandung.

Sementara itu di tempat yang sama, Ketua Umum Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) Pdt. Dr. Henriette T Hutabarat-Lebang mengajak semua organisasi kristen khususnya GMKI agar terus memperkokoh kerjasama untuk berjuang menegakan kebenaran, keadilan ditengah masyarakat.

“Kerja sama harus terus kita perkokoh, sehingga kehadiran-kehadiran mahasiswa secara khusus organisasi kristen sebagai bagian dari gereja agar berjuang bersama.” kata Pdt. Henriette

“Sehingga ditengah-tengah masyarakat, kita ikut serta menghadirkan kebenaran, keadilan dan damai sejahtera untuk segenap manusia dan untuk semua ciptaan.” pungkas Pdt. Dr. Henriette. (Haji Merah).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru