oleh

83 Kendaraan Terjaring Razia Pajak di Jombang Tangsel

TANGSEL, KICAUNEWS.COM – Sebanyak 83 kendaraan baik roda dua maupun roda empat terjaring razia pajak kendaraan bermotor yang digelar oleh UPT Samsat Ciputat dengan Kepolisian Polsek Ciputat di Jl. Raya Jombang (Pertigaan Pospol Jombang dan bekas Pom Bensin) Kelurahan Jombang Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Kamis (1/11/18) siang.

Kepala UPT ( Unit Pelayanan Terpadu ) Samsat Ciputat H.Sutirdja Wijaya melalui kasi penerimaan dan penagihan UPT Samsat Ciputat Firdaus mengatakan, razia digelar untuk mengingatkan pemilik kendaraan membayar pajak.

“Tujuannya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar mau bayar pajak tepat waktu sekaligus untuk meningkatkan penerimaan pajak,” kata Firdaus, saat di wawancarai awak media.

Firdaus menuturkan, dari 83 kendaraan yang terjaring razia kedapatan belum dibayar pajaknya.

” Untuk pemilik kendaraan yang pajaknya mati hanya di berikan surat pernyataan untuk segera melunasi kewajibannya membayar pajak. Kita berikan batas waktu maksimal 14 hari kerja,” ujar Firdaus.

Lebih lanjut Kasi Penerimaan dan penagihan Firdaus menambahkan
Pendapatan sektor pajak dari UPT Samsat Ciputat yang meliputi area wilayah Ciputat, Pamulang, Pondok Aren, dan Ciputat Timur di  bulan Oktober ini telah mencapai 68,9 Milyar.

“Dan merupakan rekor pada tahun ini, karena sebelumnya pada bulan Juli pendapatan di angka 67 Milyar,” .

Firdaus dalam ungkapan syukurnya juga menyebut pada akhirnya pendapatan di tahun 2018 ini telah di angka 83, 329 % atau senilai 611 Milyar dari total target yang dicanangkan senilai 733 Milyar.

Sementara, IPTU Wagimin selaku Kanit Lantas Polsek Ciputat juga menjelaskan kepada wartawan, bahwa hal ini bertepatan dengan Operasi Patuh selanjutnya Operasi Zebra 2018 (30 Oktober- 14 November).

“Kami himbau kepada masyarakat, untuk melengkapi surat-surat kendaraan, karena wilayah Ciputat ini sudah sangat padat, masyarakat cenderung meremehkan kelengkapan surat,” tuturnya.

Baca juga :  Pilkades Serentak di Pandeglang Berpotensi Ricuh, Begini Penjelasnnya

Dirinya juga sangat menyayangkan, bila warga bisa membeli (motor) unit namun tak mampu membayar pajaknya. “Pajak ini penting, di harapkan masyarakat itu membayar tepat waktu. Jangan cuma bisa membeli kendaraan dengan harga puluhan juta, namun tak bisa membayar pajak yang hanya ratusan ribu malah ngga bisa,”tutupnya.

Forwat Tangsel/tris

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru