oleh

Festival Literasi Sekolah 2018, Siswa SD Pamerkan Hasil Karyanya

KICAUNEWS.COM – Tanoto Foundation pada 28-31 Oktober 2018 menggelar festival literasi sekolah 2018 Kemendikbud di Jakarta. Dalam festival itu, salah satu sekolah di daerah SP3 yang menjadi mitra Tanoto Foundation yaitu, SDN 173 Tanjung Benanak, Provinsi Jambi memperlihatkan buku-buku buatan siswanya.

Salah satu siswa SDN 173 Tanjung Benanak kelas 6, Mayla Arista Widya membuat buku bersama teman sekelasnya. Dalam proses pembuatan buku itu, Mayla mengaku, termotivasi dari hasil bacaannya. Seperti diketahui, Sekolah Mayla berada di perkampungan transmigrasi SP3 daerah perkebunan sawit.

Meskipun kondisi sekolah Mayla berada di pedalaman. Namun SDN 173 Tanjung Benanak menerapkan progran budaya baca secara konsisten. Setiap hari, para siswa selama 15 menit difasilitasi membaxa buku bacaan yang disukainya.

Seperti misalnya Mayla, yang setiap hari konsisten membaca selama 15 menit selama berada dilingkungan sekolah. Dalam sebulan, Mayla mengaku, terbiasa membaca minimal 8 buku, seperti cerita fiksi, novel atau pun komik. Di lingkungan sekolah Mayla, disediakan fasilitas membaca, bernama pojok baca.

“Dalam membuat laporan percobaan IPA, kami juga menulis laporannya dalam bentuk buku tutorial.” kata Mayla, Rabu (31/10) sambil menujukan 3 buku yang ditulisnya di stan pameran festival literasi sekolah, di Jakarta.

Dalam acara pameran itu, Mayla juga mencontohkan soal buki tutorial tentang tata cara membuat kincir angin serta praltel membuat rangkai listrik dan lampu lalu lintas serta membuat parasut.

Hal yang sama juga datang dari Muhammad Rizky Azhar, siswa kelas 3 SS RGM Bloksongo Labuhan Batu Selatan Sumatera Utara. Ia menunjukan sebuah piramida cerita buatannya sendiri yang Ia beri judul tentang sanau Toba dan pulau Samosir.

Bersama 4 temannya, Rizky menceritakan tentang buku dongeng nusantara yang mereka baca melalui piramida cerita, yang Rizky buat. Kepada Jurnalis dalam keterangan tertulisnya, Ia menceritakan soal empat sisi piramida yang Ia gambarkan melalui tulisan tangan, sesuai dengan alur cerita dan imajinasinya sendiri.

Baca juga :  Terkait Aplikasi Si-OLA, Ini Pinta Tjahjo Kumolo

“Piramida cerita ini dibuat untuk memudahkan kami menceritakan kembali isi buku yang sudah dibaca.” kata Rizky.

Bersama 4 temannya, Ia juga menceritakan soal bagaimana piramida itu dibuat. “Kami bekerja sama dengan teman kelompok membuat piramida cerita. Ada yang menggambar, mewpaarnai, atau membuat tulisan singkat tentang cerita di setiap sisinya,” kata Rizky.

Karya-karya siswa sekolah dasar yang beragam itu pun, diperoleh para siswa dari dampak senang membaca. Dalam acara itu hadir perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktur Jenderal Dikdasmen Kemendikbud, Hamid Muhammad.

Hamid, merasa terharu dan senang dengan perkembangan literasi sekolah yang menjadi mitra Tanotk Foundation. “Anak-anak ini sudah menunjukkan minat dan kemampuan membacanya yang sangat baik.” kata Hamid.

Melalui acara Festival Literasi Sekolah ini, kata Hamid, praktik baik dari program literasi sekolah bisa saling dibagikan dan dipelajari untuk terus dikembangkan.

Seperti diketahui, acara festival literasi sekolah 2018 itu, memamerkan perkembangan literasi. Hal itu pun tersebar di 45 stand. Mulai dari stand unit kerja dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mitra Kementerian/Lembaga, mitra Pemda, Komunitas Literasi, Penerbit, dan mitra CSO. Seperti Unicef, Inovasi Kaltara, Tanoto Foundation, dan The Asia Foundation. (Haji Merah).

Piramida cerita buatan M. Rizky Azhar, siswa kelas 3 SD RGM Bloksongo, Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, menarik perhatian para pengunjung Festival Literasi Sekolah di Kemendikbud.
Hamid Muhammad, Dirjen Dikdasmen Kemendikbud mengapresiasi buku tulisan Mayla yang dipamerkan dalam Festival Literasi Sekolah 2018, di Kemendikbud.
M. Rizky Azhar, siswa kelas 3 SD RGM Bloksongo, Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, menunjukkan piramida cerita buatannya kepada pengunjung Festival Literasi Sekolah di Kemendikbud.

 

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru