oleh

Sosialisasikan Program PINTAR, 194 Pengajar SD di Kukar Ikuti Pelatihan

KICAUNEWS.COM – Dalam rangka mengenalkan metode belajar dengan pendekatan kritis kepada siswa, Tanoto Foundation melalui program PINTAR melakukan pelatihan metode pembelajaran MIKIR, selama 3 hari kepada 192 Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyyah.

Metode pembelajaran MIKIR adalah singkatan dari Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi. Metode diterapkan oleh Tanoto Foundation sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kalimantan Timur terutama di kabupaten Kukar.

Salah satu Guru dari SD 004 yang mengajar siswa kelas 6, Laksmi mengatakan, pendekatan dan metode MIKIR dinilainya lebih mudah dan membuat siswa lebih kreatif. “Dengan pendekatan MIKIR, kami lebih mudah menyusun skenario pembelajaran yang membuat siswa menjadi antusias,  lebih kreatif dan inovatif,” kata Laksmi.

Informasi, metode mengajar dengan pendekatan Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi ini, lebih mengarahkan siswa menjadi aktif, inovatif dan komunukatif. Para siswa dalam hal ini lebih banyak terlibat melakukan percobaan, pengamatan dan pengolahan informasi.

Seperti diketahui, para tenaga pendidik ini mempraktikan metode belajar MIKIR ini di 16 Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah di kabupaten Kukar. Sebanyak 16 sekolah ini adalah mitra dari program PINTAR Tanoto Foundation

Dalam pelatihan itu, setiap sekolah yang hadir mendelegasikan utusannya sebanyak 12 orang. Dengan harapan, para tenaga pendidik tersebut dapat menularkan pendekatan itu kepada guru-guru lain.

Acara pelatihan itu juga dihadiri dan dibukan langsung oleh Kabid SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kertanegara, Tulus Sutopo. (Haji Merah).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru