oleh

Dinas Pendidikan Kukar: Metode Belajar MIKIR Sejalan Dengan Visi Daerah

KICAUNEWS.COM – Kabid SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kertanegara, Tulus Sutopo menyambut baik pelatihan dan penerapan metode belajar dengan pendekatan MIKIR yang digagas oleh Tanoto Foundation melalui program PINTAR.

“Sudah sejak 2013, tidak ada pelatihan bagi para guru disini, sehinga metode mengajar guru kurang terupdate. Pelatihan ini sangat sesuai dengan visi misi daerah. Ini untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah,” kata Tulus Sutopo.

Seperti diketahui, Program Pengembangan Inovasi Kualitas Pembelajaran (PINTAR) adalah program yang diluncurkan oleh Kemendikbud pada bulan September 2017 di Jakarta.

Program yang awalnya bernama Pelita Pendidikan ini adalah hasil kerjasama antara Kemendikbud, Kemenristekdikti, Pemerintah Daerag dan Tanoto Foundation.

Program PINTAR ini bertujuan untuk menjadikan siswa yang bersekolah, tidak hanya memperoleh pengetahuan yang cukup.

Namun juga dapat terasah keterampilan untuk menghadapi tantangan abad 21, yaitu bisa berpikir kritis, bisa bekerjasama dalam lingkungan multikultural, kreatif, inovatif dan komunikatif.

Menurut Tulus, metode pendekatan MIKIR tersebut, akan dipraktekan langsung, dan juga sebagai pendekatan baru untuk para guru.

Adapun dalam prakteknya nanti, kata Tulus menjelaskan, para guru akan mendapatkan pendampingan dari tim fasilitator daerah pada program PINTAR yang terlah dipilih. (Haji Merah).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru