oleh

Alokasi Dana Peningkatan Mutu Pendidikan SBD, Sangat Rendah

KICAUNEWS.COM – Berdasarkan analisis dana anggaran pembangunan belanja daerah (APBD), alokasi anggaran untuk pendidikan tahun 2018 hanya mendapatkan dana sebesar 3.900 per/bulan atau 46.900 per/tahun dari setiap siswa SD di Sumba Barat Daya Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Analisis soal dana APBD untuk kebutuhan peningkatan mutu pembelajaran itu, dilakukan oleh Bappeda, Dinas Pendidikan dan Kebudayaab, BKAD Sumba Barat Daya, dan Tim INOVASI.

Total jumlah yang dibahas ini, didapatkan dengan membagi jumlah dana, yang dikhususkan untuk peningkatan mutu pembelajaran SD, sebesar 3,4 Miliar Rupiah Per/tahun, dengan total siswa sebanyak, 74.662 siswa sekolah dasar, di wilayah Sumba Barat Daya.

Bila dihitung secara keseluruhan, total anggaran untuk alokasi pendidikan di Sumba Barat Daya, sangat besar, mencapai 281, 9 milyar atau 27,42 % dari total APBD.
Jumlah ini lebih besar dari yang diamanatkan undang-undang yaitu minimal 20% dari APBD.

Meskipun besar, dana belanja untuk peningkatan mitu pembelajarab seluruh jenjang sekolah di Sumba Barat Daya tersebut, hanya dialokasikan sebesar 4,55 miliar per/tahunnya, atau sebesar 0.44 % dari total 1,027 triliun jumlah total APBD Sumba Barat Daya.

“Jumlah ini dibawah 1 Persen, untuk peningkatan mutu pembelajaran siswa adalah jumlah yang kecil,” kata Provincial Policy INOVASI, Mus Mualim.

Berdasarkan analisis, kata Mualim, hal ini juga tidak menyentuh pada persoalan pendidikan yang terjadi di Sumba Barat Daya (SBD). Penggunaan alokasi dana ini memiliki persamaan dengan di tiga kabupaten.

“Seperti tiga kabupaten lain di Sumba, baik Sumba Barat, Sumba Timur maupun Sumba Tengah, skema alokasi dana pendidikan ini peruntukannya perlu diubah.” kata Mualim.

“Pendidikan itu perlu lebih berfokus langsung pada siswa sebagai peserta didik, yang lain adalah sebagai pendukung. Alokasi dana per-siswa perlu diperbesar,” tegas Mualim.

Baca juga :  Ditengah Suasana Panas Pendemo Tim Negosiator Lantunkan Asmaul Husna

Wakil Bupati Sumba Barat Daya Ndara Tanggu Kaha yang hadir dalam Konsultasi Publik itu, sangat setuju dengan usulan untuk meningkatkan jumlah dana peningkatan mutu pembelajaran.

Menurut Tanggu, peningkatan mutu pembelajaran dinilai lebih berfokus pada peningkatan literasi siswa sekolah awal. “Dana kita besar untuk pendidikan, namun belum menyentuh persoalan, seperti masalah literasi. Kalau mau realokasi untuk APBD 2019, kita harus duduk bersama-sama dengan DPR,” kata Tanggu. (Haji Merah).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru