oleh

KPU Banten Kunjungi Posko GMHP Ke Tangsel, Ini Tujuannya

TANGSEL,KICAUNEWS.COM –  Untuk melindungi hak pilih kepada masyarakat, sejumlah Komisioner Pemilihan umum KPU) dan Badan pengawas Pemilu (Bawaslu) dari Provinsi Banten serentak mendatangi 54 kelurahan yang dijadikan Posko gerakan melindungi hak pilih (GMHP) dari 7 kecamatan se-Kota Tangerang Selatan (Tangsel), sekaligus melihat persiapan dan efektifitas Pos GMHP untuk melayani masyarakat dalam melaksanakan hak pilihnya.

Dijelaskan Marsudi salah seorang perwakilan KPU provinsi Banten, tujuannya kehadirannya bersama Bawaslu, merupakan upaya KPU untuk meminimalisir ‎kesalahan dalam pendataan Daftar Pemlih Tetap (DPT) yang akan menggunakan hak suaranya pada Pemilu 2019.

“Langkah ini bagian dari GMHP sebagai instruksi dari KPU RI tentang Penyempurnaan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP). Intinya gerakan ini sebagai upaya penyempurnaan elemen data pemilih, “kata Komisioner KPU Banten Marsudi saat berada di Posko GMHP Kelurahan Parigi, Pondok Aren, Tangsel, Rabu (17/10/2018).

Marsudi menuturkan, kegiatan perlindungan hak pilih ini, merupakan bagian dari upaya KPU untuk meminimalisir ‎kesalahan dalam pendataan Daftar Pemlih Tetap (DPT) yang akan menggunakan hak suaranya pada Pemilu 2019.

“Kami mengajak para pejabat pemerintahan maupun partai, serta tokoh masyarakat dan komunitas untuk turun langsung mengajak masyarakat luas untuk ikut dalam Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP), “pintanya.

Dalam kesempatan itu, ketua Panitia pemilu kecamatan Pondok Aren Dedi Syaruloh mengatakan, GMHP merupakan kesempatan terakhir bagi masyarakat yang namanya belum terdaftar sebagai DPT.

“‎GMHP ini cuma sampai tanggal 28 Oktober, karena kita harus lakukan rekap. Yang belum terdaftar sebagai DPT, maka dapat mendaftarkan diri di layanan GMHP dengan disertai foto kopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), “ujarnya

Dedi menambahkan, selain gerakan melindungi hak pilih, kami diminta untuk pertama memasukkan pemilih yang baru. Yang ke dua memperbaiki data misalkan tadi ada perbedaan nama, enggak sesuai dengan data si pemilih. Yang ke tiga misalnya ada data yang ganda ya harus dihapus,” ujarnya

Baca juga :  Bertemu Dengan KPU dan Bawaslu, Bambang Pastikan Pilkada Berjalan Lancar

Hingga beberapa waktu kedepan pihaknya membuka posko layanan di 11 kelurahan yang diwilayah Pondok Aren, demi penyempurnaan DPT Pemilu Serentak 2019. Terakhir, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar mengunjungi posko layanan yang telah dibuka.

Abah s

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru