oleh

Acara Sedekah Bumi Warga Datang Berbondong-Bondong Dibuyut Demang Ngabai

Indramayu. Kicaunews.com – Masyarakat Desa rajasinga kecamatan terisi kabupaten Indramayu ini menggelar upacara Sedekah Bumi. Warga beramai-ramai dengan arak-arakan menjemput kepala desa menuju kibuyut demang ngabai,dan masyarakat membuat seserahan serta tumpeng buah dan nasi sesuai tradisi nenek moyang, Sekitar pukul 14.00 WIB warga terlihat berbondong-bondang memenuhi kawasan buyut demang ngabai.

Warga yang didominasi para ibu-ibu ini membawa berbagai seserahan yang dibungkus kain. Isinya berupa makanan siap santap, seperti nasi kuning, roti, bahkan pisang ataupun buah-buahan untuk ditukar kepada seserahan warga lainnya. Menurut kepala desa rajasinga “Sedekah bumi adalah sebuah upacara yang dilaksanakan oleh masyarakat Jawa, yang pelaksanaannya diikuti oleh seluruh warga desa dan setiap masing-masing orang membawa “berkat” atau sebuah nasi dengan lauk pauknya dari rumah.

Kemudian warga berkumpul di “Buyut demang ngabai” untuk berkumpul ketika akan mengadakan Tradisi sedekah bumi ini rajin digelar warga setiap setahun sekali yaitu Sedekah bumi dilaksanakan pada bulan “Oktober” atau Sura, yaitu menurut penanggalan masehi jatuh pada bulan oktober sesudah tanggal 12, namun bisa disesuaikan dengan waktu panen raya. Tujuan dari dilaksanakan upacara sedekah bumi supaya keselamatan dan kebahagiaan dunia akhirat menyertai seluruh warga desa rajasinga dan sekitarnya.

Kepala Desa Rajasinga Julhaidir. S. Sos menuturkan bahwa Menurut kepercayaan orang Jawa Sedekah bumi harus dilakukan dengan tujuan untuk “menyelameti” atau “menyedekahi” sawah yang dimiliki, agar hasil pertanian melimpah, maka bumi yang mereka tanami tersebut harus diselameti agar tidak ada gangguan. “Karena, segala rezeki yang kita dapat itu tidak hanya berasal dari kita sendiri, melainkan lewat campur tangan Gusti Allah. Pungkasnya kepala Desa Rajasinga julhaidir, S.Sos.

Baca juga :  Vanessa 150 Kopi Darat Bersama Pencinta Motor Matic Premium

Kata juri kunci makam dan Ketua Panitia Sedekah Bumi Rasidi/kawul (51) dan Ajwar saat ditemui di lokasi, Jum’at (12/10/2018). Pria ini telah 2 tahun berturut-turut mengawal sedekah bumi, warga diajarkan untuk terus mendekat pada Tuhan. Menurutnya, rezeki itu tidak semata uang, tapi juga kebahagiaan, kenyamanan dan keamanan berkehidupan dalam masyarakat. Upacara sedekah bumi menurut kepercayaan di Desa rajasinga, wajib dilaksanakan setiap tahun sekali. Biasanya dengan melaksanakan upacara sedekah Bumi dipercaya akan mendatangkan kebaikan. Kami percaya bahwa bumi yang ditempati akan aman dan tidak terjadi bencana, Apabila “diselameti”. Ujar Rasidi/kawul,ajwar sihab.

Ketika Lebe Ali Manaf, ditanya mengenai apakah tradisi sedekah bumi ini bertentangan dengan ajaran syariat islam, menurut beliau tidak, dikarenakan meskipun upacara sedekah bumi ini merupakan warisan tradisi leluhur yang selalu dilaksanakan secara turun temurun setiap tahun namun substansi dari upacara sedekah bumi ini tidak bertolak belakang dengan ajaran Agama Islam, yaitu sebagai bentuk syukur terhadap anugerah yang telah Allah berikan. menurut kepercayaan kami “Upacara tersebut dilaksanakan untuk mengucap rasa syukur kepada Allah SWT atas hasil bumi yang telah diberikan kepada Kami setiap tahun. Karena mayoritas mata pencaharian di desa kami adalah bertani. Disamping itu, Kita juga harus bersahabat dengan Alam dan dari hasil Bumi itulah kita memperoleh rezeki. Ini mengingatkan kami, bahwa bumi beserta alam seisinya adalah milik Allah SWT, dan di bumi inilah Kami menjalani kehidupan.” Tutur lebe Ali Manaf.

Selanjutnya ketika ditanya apakah tradisi ritual sedekah bumi masih relevan dengan kehidupan saat ini yang sangat moderen, Menurutnya masih, Karena Upacara Sedekah Bumi sudah menjadi tradisi di desanya dan masyarakat Jawa  pada umumnya. Mezkipun di era zaman modern seperti ini, mengucap rasa syukur harus selalu dilaksanakan. “Dan dengan cara Upacara sedekah Bumi itulah kami mengucap syukur secara bersama-sama seluruh warga desa rajasinga. Pangkasnya Lebe Ali Manaf. (Budi)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru