oleh

Tidak Komitmen PT SDN Dan SGV

TANGSEL, KICAUNEWS.COM – Apartemen Serpong Green View yang berdiri megah ada 3 tower dan masing masing ada 18 lantai tapi cara menejemean perusahaannya tidak propesional.

Para pekerja yang sudah lama bekerja di apartemen jalan raya lengkong gudang timur serpong Tangerang selatan (Tangsel ) sebagai sekurity ada 18 orang yang sudah 6 tahun bekerja, tiba tiba perusahaan tanpa ada peringatan sama sekali melakukan pemecatan secara sepihak tanpa mendapat pesangon.

Menurut info yang kami dapat dari para pekerja gaji yang mereka dapat selama ini tidak sesuwai dibawah UMR

menurut aturan perda sebarusnya setiap perusahaan harus 60% memperkerjakan tenaga wilayah lingkungan dan 40 % baru tenaga dari luar daerah.

Unsur Muspika yang dipimpin Sekertaris Camat Serpong , M Supriyadi, mengaku bingung dengan komitmen yang sudah disepakati oleh seluruh pihak pada 2 Oktober 2018 kemarin di Aula kecamatan Serpong, Tangsel.“Kemarin sudah di sepakati, kok sampai sekarang belum ditindaklanjuti. Kami didesak warga yang sudah satu bulan ini tidak bekerja, dan mereka juga punya keluarga yang harus dinafkahi,” ungkap Supriyadi, Rabu (10/10/2018). Supriyadi mengaku sangat kecewa dengan komitmen SGV dan PT SDN yang dianggap tak koopertif dalam menjalankan komitmen.

Perusahaan tidak ada etika yang baik terhadap pihak kelurahan dan kecamatan mengingkar janji yang sudah disepakati untuk mengadakan pertemuan antara pengelola dengan sekcam dan lurah , perjanjian pertemuantanggal 2-10-2018 tapi sampai berita ini tayang belum ada pertemuan sama sekali.

Atas nama pemerintah daerah kami meminta pertanggung jawaban dari Apartemen SGV dan PT SDN,” tegasnya. Padahal beberapa waktu sebelumnya, Simon, Pimpinan Management Building Apartemen Serpong Green View menerangkan kepada kami kalau dirinya itu sangat terbuka untuk semua pihak.“Saya ini ayah bagi pemuda-pemuda di lingkungan sini (Leguti), kurang apa saya sama mereka. Untuk urusan penempatan kerja para pemuda itu urusan PT SDN dan mediasinya kita serahkan ke pak Lurah. Kita pengen semuanya adem-adem aja,” katanya.

Baca juga :  SDN UKU 01 Menggelar Try Out

Di apartemen tersebut hanya ada satu RW tidak ada RT sama sekali seharusnya setiap menurut aturan yang ada perwal pemilihan RT terlebih dahulu baru mengadakan pemilihan RW justru apa yang dilakukan oleh pihak apartemen justru terbalik dengan aturan yang ada.

( k6 / tris )

Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru