oleh

Polres Metro Tangerang Kota Bongkar Jaringan Prostitusi Online

KOTA TANGERANG, KICAUNEWS.COM -Tim Resmob Unit V pimpinan AKP Awaludin Kanur, S.IK berhasil mengamankan 7 orang, 3 orang diantaranya menjadi tersangka dalam kasus Prostitusi Online yang terjadi di wilayah Tangerang Kota dan Sekitarnya.

Penangkapan para pelaku berdasarkan laporan Polisi Nomor LP / A / 191 / IX / Res.1.16 / 2018 / PMJ / Restro. Tng Kota.

Berita tersebut disampaikan oleh Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Harry Kurniawan, S.Ik, MH. ketika melakukan Konferensi Pers yang dilaksanakan di Lobby Mapolres Metro Tangerang Kota, Selasa (9/10/2018).

Kepada para awak media Kapolres yang didampingi Kasat Reskrim AKBP Deddy Supriadi, Kasubbag Humas Kompol Abdul Rachim dan Kanit Reskrim AKP Awaludin menjelaskan perihal terjadinya penangkapan terhadap para pelaku Jaringan Prostitusi Online, yakni bermula ketika pelaku mengirimkan SMS broadcast (pesan siar) ke beberapa pemilik HP yang bertuliskan ajakan percakapan Sex melalui premium call, dan salah satu SMS tersebut menyasar ke salah satu anggota kami, dan pelaku juga bersedia menjajakan sex (ML) sesuai kesepakatan tempat dan harga, “Ujar Kapolres.

Kapolres juga mengatakan dari SMS tersebut pada tanggal 28 September 2018 pukul 14.00 Wib, anggota kami melakukan undercover by terhadap HP miliknya yang mendapat kiriman sms Blush yang berisikan ajakan percakapan sex melalui fasilitas premium call 0809100xxxx, lalu petugas kami menghubungi nomor telpon di atas dan mendengar perempuan mengaku bernama Sandra, kemudian terjadi percakapan seputaran sex, sampai akhirnya terjadi kesepakatan antara Sandra dengan petugas yang menyamar untuk bertemu di salah satu Hotel yang berada di Wilayah Cipondoh Kota Tangerang dan disepakati dengan tarif Rp 1 jt sekali kencan, namun pelaku meminta ke petugas mentransfer Rp. 300 rb ke rekening miliknya terlebih dahulu untuk keperluan transportasi.

Baca juga :  SMPN 2 Jayanti Mendapat Penyuluhan Narkoba dari BNK Tangerang.

Setibanya di TKP atau Hotel maka petugas dan Sandra memasuki kamar hotel, namun ketika sandra menanggalkan bajunya dan menerima sisa pembayarannya, maka saat itulah dilakukan penangkapan dan dilakukan interogasi, dan dari hasil interogasi kemudian petugas bergegas melakukan pengintaian dan penggrebegan di TKP 2 yang berlokasi di Ruko Mutiara Karawaci Blok D26/27 Kel Bencongan Kelapa dua Tangsel, di sana petugas mengamankan 5 orang karyawan terdiri dari 4 wanita selaku operator atau saksi, yakni TT, SK, ST dan AT serta seorang lelaki bernama Rizky sebagai penyebar SMS broadcast dan 1 orang lagi yang mengaku sebagai pemilik Myung Ha Moon ad BJ (berkewarga negaraan Korea), sementara satu tersangka lagi DPO an Lim als Madam (berkewarga negaraan Korea), “Imbuh Kapolres.

Kini polisi mengamankan 3 orang tersangka yakni, Myung Ha Moon (55 th), Sandra als Yeni (38 th), dan Rizki (20 th) beserta barang bukti berupa :

1. 1 (satu) lembar Kuitansi Check in Hotel
2. Uang tunai senilai Rp. 1 jt
3. Rekaman percakapan antara anggota Resmob dengan pelaku an Sandra
4. 23 unit Laptop berbagai merk
5. Ribuan kartu perdana dari berbagai provider
6. 70 unit modem
7. 20 unit pesawat telpon
8. 1 lbr foto copy surat keterangan laik operasi dari Departemen postel dan beberapa kartu tanda pengenal
9.
Para tersangka dijerat dengan pasal 45 Jo pasal 27 ayat (1) UU no 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU no 11 tahun 2008 tentang ITE dengan hukuman maksimal 6 tahun penjara, “Pungkas Kapolres.

(Agus k / tris )

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru