oleh

Ratna Sarumpaet Berulah, Relawan Bro Sandi Yakin, Elektabilitas Prabowo Sandi Tetap Stabil

KICAUNEWS.COM – Pendukung Prabowo-Sandi merasa gusar, atas tindakan konyol yang dilakukan Ratna Sarumpaet. Hal itu disebabkan karena, tindakan Ratna membuat hoax merugikan pasangan Prabowo-Sandi.

Fenomena ini adalah contoh, bahwa kejujuran dalam berpolitik di negeri uni adalah suatu keharusan. Hal ini penting dilakukan agar generasi bangsa ini kedepannya bisa menciptakan politik yang sehat dan tidak menjatuhkan satu sama lainnya.

Demikian hal itu dikatakan, Ketua Relawan Bro Sandi, Rezza Shidqi, Kamis (04/10) dalam keterangan tertulisnya, seperti diterima redaksi lewat keterangan tertulis di Jakarta Pusat.

“Kebohongan yang dilakukan Ratna Sarumpaet itu, harus dipertangung jawabkan, dan saat ini kepolisian sedang memproses, kita tunggu saja proses ini. Kami yakin polisi mampu mengungkap latar belakang kebohongan ibu ratna,” kata Rezza.

Menurut Rezza, kebohongan Ratna Sarumpaet kepada publik, tidak berpengaruh besar kepada elektabiliras Prabowo-Sandi. Bahkan Relawan Bro Sandi ini optimis, pihaknya akan tetap fokus memenangkan pasangam Prabowo-Sandi di Pilpres 2019 mendatang.

“Jadi sekali lagi, ini tidak sama sekali berdampak, justru kami akan mendorong kasus ini agar terang benderang sebagi bentuk keseriusan team pemenangan dalam menyikapi hal-hal yanh merugikan rakyat Indonesia, demi menjaga keutuhan NKRI” kata Rezza.

Ratna tercatat sebagai anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno. Kabar penganiayaan Ratna tersebar sejak Senin (1/10) malam. Saat itu, kabar yang beredar Ratna dipukuli di Bandung, Jawa Barat, pada 21 September 2018.

Sejumlah politisi dari kubu Prabowo-Sandi kemudian menyebarluaskan kabar ini. Prabowo bahkan bertemu langsung dengan Ratna untuk melihat kondisinya.

Usai pertemuan, Prabowo yang mengaku mendapat penuturan dari Ratna lantas menyebut kasus itu sebagai pelanggaran terhadap hak asasi manusia (HAM).

Baca juga :  Relawan Bro Sandi Minta Ratna Sarumpaet Keluar Dari Tim Pemenangan !

Penganiayaan itu ternyata bohong. Ratna Sarumpaet sendiri yang mengakui telah menciptakan kebohongan itu. Ia meminta maaf terhadap Prabowo dan sejumlah pihak yang sudah membela dirinya, meskipun sebenarnya penganiayaan yang menimpanya merupakan kebohongan semata. (Haji Merah).

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru