oleh

Ada Kasus Pelecehan SD Al Amanah, P2TP2A Tangsel Angkat Bicara

TANGSEL, KICAUNEWS.COM – Ketua P2TP2A Tangerang Selatan (Tangsel) Herlina Mustikasari, akan terus melakukan pendalaman trauma yang dialami oleh korban dugaan pelecehan terhadap 15 murid kelas 5 SD Al-Amanah di Kecamatan Setu.

Melalui sambungan WhatsAppnya, Herlina mengatakan jika oknum guru tersebut terbukti melakukan pelecehan akan menerima hukuman sebagai efek jera, Jumat (21/9/2018).

“Jika memang benar terbukti melakukan kejahatan seks, pelaku harus di proses hukum untuk ada efek jera, dan ada keadilan untuk korban,” tegas Herlina.

Herlina juga berharap, ancaman hukuman tersebut dapat mengantisipasi bagi para pelaku-pelaku lain yang melakukan hal yang serupa.

“Saya kira ancaman sanksinya sudah cukup tegas, tergantung pasal yang dikenakan jika terbukti bersalah, apakah kekerasan seksual, atau kekerasan biasa,” kata Herlina.

Kalau terbukti bersalah, lanjut Herlina, kekerasan seksual sanksinya ada di UU Perlindungan Anak 35/2014 – UU Perlindungan Anak nomor 17/2016, pasal 76E, dipidana paling singkat 5 tahun penjara, paling lama 15 tahun dan denda Rp5 milliar.

Sumber: Kabar6.com

Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru