oleh

Tak Responsip, HMI Ciputat Bakar Spanduk di PB HMI

KICAUNEWS.COM – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat, mendesak Ketua Umum Pengurus Besar HMI, Respiratori Saddam Al Jihad, agar segera bersikap dan responsip menyikapi persoalan yang terjadi belakangan ini.

Hal itu dikatakan Ketua Umum HMI Cabang Ciputat, Tharlis Dian Syah Lubis, saat berorasi di Sekretariat Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Kamis (20/09) di Jl. Sultan Agung, Jakarta Selatan.

“Kedatangan kita ke Sekretariat PB HMI ini, adalah menyampaikan pesan moral, dimana PB HMI saat ini harus berani bersikap, merespon semua persoalan nasional, dan yang paling baru, adalah soal tindakan represif aparat kepolisian, kepada kader HMI di Bengkulu.” kata Tharlis.

HMI Cabang Ciputat berunjuk rasa di depan Sekretariat PB HMI, sekitar pukul 16.30 WIB. Kedatangan HMI Cabang Ciputat itu adalah kali kedua, setelah HMI Ciputat berunjuk rasa di Mabes Polri.

Menurut Tharlis, diera kepemimpinan Respiratori Saddam Al Jihad, wajah Pengurus Besar HMI, jalan di tempat dan tidak produktif. “Hari ini kami melihat PB HMI tidak progresif, dan terkesan diam dalam merespon persoalan-persoalan nasional. Padahal saat ini kondisi bangsa sedang carut marut,” kata Tharlis.

Unjuk rasa yang digelar di depan Sekretariat PB HMI itu juga, HMI Cabang Ciputat, membakar semua spanduk yang tertempel di depan Sekretariat PB HMI.

Senada, Divisi Humas Aksi Solidaritas HMI Cabang Ciputat, Deni Iskandar juga menambahkan, dalam unjuk rasa itu, HMI Cabang Ciputat, membawa satu tuntutan untuk Pengurus Besar HMI.

Tuntutan itu, kata Deni, meminta agar PB HMI berani bersikap dan merespon persoalan nasional dan juga perlakuan represif yang dilakukan oleh aparat Kepolisian.

“Dalam hal ini, kami meminta agar PB HMI jangan diam. PB HMI harus merespon persoalan yang terjadi saat ini, salah satunya saat kader HMI di daerah-daerah diintimidasi oleh aparat kepolisian,” kata Deni.

Baca juga :  Surat Cinta Untuk Respiratori Saddam Al-Jihad

“Saat ini, unjuk rasa yang dilakukan oleh HMI di daerah-daerah selalu dibenturkan, dan berakhir pada sikap respresif. Maka kami meminta agar PB HMI bertindak menyikapinya,” pungkas Deni.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, pihaknya belum bisa mengambil sikap terkait tuntutan mahasiswa tersebut.

Namun dia menegaskan, Polda Bengkulu tengah mengusut dugaan pelanggaran pada pembubaran massa demonstran tersebut.

“Kita belum bisa menilai. Sumir nanti kalau kita buru-buru. Masih ditangani secara internal oleh Polda Bengkulu. Ini kan melalui assessment juga apakah betul itu ada suatu bentuk pelanggaran oleh aparat terhadap pengamanan pengunjuk rasa atau tidak,” ucap Dedi di Mabes Polri.

Jika terbukti ada pelanggaran prosedur saat mengamankan unjuk rasa tersebut, Polri memastikan akan menindak tegas oknum anggotanya.

“Ya itu sudah komitmen kita. Setiap pelanggaran yang dilakukan oleh anggota tentunya ada sanksi hukumnya,” kata Dedi. (Haji Merah).

HMI Ciputat Bakar Spanduk
Kader HMI Cabang Ciputat, Grudug Sekretariat PB HMI
Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru