oleh

Modus Pecah Kaca di Serpong, Pencuri Mobil Diamankan Polisi 

TANGSEL, KICAUNEWS.COM – Dua tersangka modus pencurian spesialis pecah kaca mobil ditangkap team Vipers Polsek Serpong, Kota Tangerang Selatan di kontrakannya, di peruman ICON,  Rawa Kucing, Sewan Neglasari, Tangerang, (18/9) kemarin.

Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan, didampingi Kapolsek Serpong Kompol Deddy Kurniawan, dalam keterangan persnya menjelaskan, kedua pelaku dalam melakukan aksinya selalu menggunkan pecahan keramik busi untuk memecahkan kaca mobil yang menjadi target kejahatan keduanya. “Setelah kaca pecah, pelaku lalu mengambil barang yang berada di dalam mobil,” kata AKBP Ferdy Irawan, Serpong BSD, Tangsel, Rabu (19/9).

“Dua tersangka DRR (28) dan DFO (25) mereka adalah kaka beradik yang merupakan satu komplotan,” terangnya .

Lanjut Kapolres, ada dua cara yang dilakukan oleh kedua pelaku saat melakukan kejahatannya yaitu, dengan memecahkan kaca mobil yang tidak menggunakan alarm pengaman , kedua pelaku memecahkan kaca mobil dengan alat pecahan busi.  Mobil yang tidak menggunakan alarm, oleh kedua pelaku pintunya dincongkel dengan menggunakan mata besi atau kunci khusus.

“Dengan kejadian ini saya menghimbau agar warga Tangsel tidak menaruh barang- barang berharga apapun di dalam kendaraan, terlebih jika kita lihat pelaku melakukan aksi kejahatannya sangat cepat kurang lebih hanya 3 menit,” ujarnya.

Sementara di tempat yang sama, Kapolsek Serpong Kompol Deddy Kurniawan menambahkan polisi juga telah menyiita hasil curian berupa 1 buah tas merk Mavic, berisi 1 unit Drone.

“Kami juga telah menyita 5 buah mata besi yang digunakan pelaku untuk melakukan pencurian, juga pecahan keramik busi yang digunakan untuk memecah kaca mobil korban dan satu unit motor Honda Beat hitam bernomor  polisi B 779 CNG,”ungkapnya.

Dua pelaku juga telah mengakui melakukan tindak pencurian dengan pemberatan di 10 tempat di Kota Tangsel.

Baca juga :  Polsek Antapani Polrestabes Bandung Kontrol Lembur Tohaga Lodaya Sindangjaya

“Saat dilakukan penagkapan dua pelaku sempat mencoba melarikan diri, dan terpaksa kami melakukan tindakan pengamanan ” pungkasnya.

Akibat perbuatanya tersebut, kedua pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman 7 penjara.

Red

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru