oleh

Pelaku Pencurian dan Kekerasan Pada Mahasiswi UIN Jakarta Dibekuk Polisi 

TANGSEL, KICAUNEWS.COM – Satreskrim Polres Tangsel Gelar Konfrensi Press Terkait tindak kejahatan, pencurian disertai kekerasan (curas) terhadap mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, di Ciputat Tangsel. Berhasil dibekuk anggota Kepolisian Resort Kota Tangerang selatan.

Dua Pelaku AM (17) dan IM (22) di kediaman IM di Jalan Gotong Royong Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang. Kasus penjambretan terhadap dua mahasiswi UIN Jakarta. Pada hari Senin (03/7) lalu.

Hal tersebut dijelaskan oleh Wakapores Tangsel Kompol Arman, saat konferensi pers, Senin (17/9/18) siang. Arman kepada awak media mengatakan, pelaku merampas HP dan tas milik mahasiswa Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah, Indah Maulidia hingga korban terjatuh dan terluka akibat penjambretan tersebut.

“Setelah melakukan penjambretan korban langsung mengambil paksa HP yang dipegang oleh korban, lalu korban berusaha mengamankan pelaku dengan memegang baju pelaku hingga korban terseret sejauh 5 meter,” Terangnya.

Masih menurut Arman korban juga disikut wajahnya oleh pelaku sehingga korban terlepas pegangannya dan mengalami luka lecet pada tangan dan kaki juga wajahnya lalu dibawa ke rumah sakit UIN.

Kasat Reskrim Polres Kota Tangsel AKP Alexander Yurikho menambahkan kedua pelaku sudah mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian yang disertai kekerasan.

“Kedua pelaku berhasil kami tangkap berikut barang bukti berupa satu unit HP dan satu unit sepeda motor dengan nomor polisi B-6964-ZHB kendaran yang digunakan pelaku untuk melakukan kejahatan,” ungkapnya.

Kasat menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan  para pelaku juga mengaku telah empat kali melakukan perbuatan serupa .

“Pelaku mengaku dua kali melakukan curas di depan Fakultas Kedokteran UIN dan satu kali di Kampung Sawah Ciputat, juga satu kali di kawasan Pamulang 2 Tangsel,”  pungkasnya.

Baca juga :  Polsek tukdana Giat Penyemprotan Disinfektan Antisipasi Penyebaran Covid -19 Barsama pamong Desa Malangsari Indramayu

Akibat perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Red

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru