oleh

Ratusan Gram Sabu, Ekstasi dan Ratusan Ribu Ganja Dimusnahkan BNN

KICAUNEWS.COM – Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil memusnahkan barang bukti narkoba hasil pengungkapan sebanyak 10 kasus. Sebanyak 10 kasus itu terdiri dari pengungkapan 2.223,4 gram sabu, 24.819 butir MDMA atau ekstasi, 37.408 ml prekursor cair, 6.122 gram prekursor berbentuk serbuk dan 201.760,80 gram ganja.

Kepala BNN Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Heru Winarko, Jumat (07/09) dalam siaran persnya mengatakan, dari hasil penggerebekan petugas BNN mengamankan barang bukti berupa bahan prekursor cair sebanyak 37.720 ml dan prekursor berbentuk serbuk sebanyak 6.170 gram.

Untuk kasus pertama, BNN menggrebek  produksi sabu rumahan di BTN Griya Pesona Lembang, Majene, Sulawesi Barat, Senin (9/7). Dari penggerebakan itu, petugas BNN telah mengamankan empat orang tersangka yaitu SW alias Wahyu (29), Ju (44), Ha (43), dan LL alias Lubis (perempuan/55).

Kasus kedua petugas menyita 2.932 butir ekstasi asal Prancis. Saat itu BNN dibantu dengan Bea Cukai dan Kantor Pos Pasar Baru, Jakarta Pusat, menyita sebuah paket yang diduga berisi narkotika, Sabtu (2/6).

Menurut Heru Winarko, paket yang berasal dari Francis itu kemudian diambil dari seorang berinisial (FS) pada pukul 10.30 WIB. Sesaat setelah FS mengambil paket, kata Heru, petugas langsung melakukan penangkapan dan mengamankan 2.932 butir MDMA atau pil ekstasi yang berasal dari dalam paket tersebut.

Kasus ketiga, petugas juga menyita 3.444 ekstasi siap edar asal Belgium yang diamankan di depan pos Perumahan Griya Cinere 2, Depok, Jawa Barat. Paket yang sebelumnya telah diketahui berisi narkotika oleh Bea Cukai tersebut kemudian dilaporkan kepada BNN dan petugas pun melakukan penangkapan.

“Penangkapan dilakukan setelah petugas pos menyerahkan paket tersebut kepada tersangka IL (32), Selasa (12/6). Setelah dibuka paket tersebut berisi sebuah speaker yang di dalamnya terdapat 4 bungkus plastik hitam dan ditemukan sebanyak 3.444 butir,” kata Heru Winarko.

Selanjutnya, BNN mengamankan dua orang dengan barang bukti sabu seberat 95.40 gram. Saat itu, petugas mengamankan paket pos berisi narkotika pada Kamis (21/6) lalu, dari tersangka atas nama inisial MI dan SZ

“Barang bukti tersebut di dapatkan petugas ketika Ml menerima sebuah paket berisi narkotika tersebut di rumahnya di Kampung Cidokom Wales, Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Setelah dilakukan penyidikan lebih dalam petugas kemudian mengamankan tersangka SZ di daerah Bekasi yang diketahui sebagai pemilik barang tersebut,” tambah Heru.

Sementara itu, untuk kasus yang kelima, petugas menyita 3.019 ekstasi asal Belgi. Hal itu berawal dari informasi yang didapatkan dari Bea Cukai, Kamis (28/6) lalu, petugas BNN mengamankan seorang laki-laki berinisial KA penerima paket yang diduga berisi narkotika.

“Berdasarkan hasil introgasi KA mengaku diperintah oleh FS seorang Napi Lapas Cipinang untuk mengambil paket dan setelah itu mengantarnya ke alamat Jalan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Selanjutnya paket tersebut diambil oleh lelaki berinisial DH yang kemudian ditangkap petugas sesaat setelah mengambil paket,” kata Heru.

Tidak hanya itu, Jumat (07/09) Petugas BNN menyita 3.080 ekstasi siap edar yang dibungkus dalam dua plastik bening di dalam sebuah karton berwarna cokelat yang dikirimkan melalui Kantor Pos diamankan petugas.

“Berawal dari paket mencurigakan asal Belgia di Kantor Pos Tukar pos udara area cargo Bandara Soekarno-Hatta petugas selanjutnya melakukan pemeriksaan dan didapati paket tersebut positif merupakan narkotika. Seorang tersangka beinisial SP yang merupakan penerima paket tersebut hingga saat ini masih dalam daftar pencarian orang (DPO),” jelas Heru.

Selanjutnya, untuk kasus ketujuh, petugas menyita 2.140 gram sabu dan 10.478 butir ekstasi dari lima orang tersangka atas nama inisial RM alias Ayu, HH alias Man, RW alias Kak Rat, WA alias Ayud, dan MY alias Mun.

Pengungkapan ini, kata Komjen Pol Heru Winarko menabahkan, berawal dari laporan masyarakat akan adanya transaksi narkotia yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan oleh petugas.

“Pada hari Senin (6/8) petugas mengamankan RM alias Ayu dan HH alias Man di sebuah mobil di halaman parkir Hotel Emma Graha, Jalan Soekarno,” tambah Heru. (Haji Merah).

 

Foto Istimewa
Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru