oleh

Ratusan Gram Sabu Dimusnahkan, BNN Tangkap 21 Orang

KICAUNEWS.COM – Badan Narkotika Nasional (BNN), Jumat (07/09) memusnahkan barang bukti narkotika di halaman kantor BNN Pusat, Jl. Cawang Jakarta Timur. Pemusnahan barang bukti ini dilakukan yang kesepuluh sepanjang tahun 2018.

Haru Winarko, Kepala Badan Narkotika Nasional dalam keterangan persnya mengatakan, pemusnahan barang bukti ini terdapat sepuluh kasus dan sebanyak 24 orang tertangkap.

Sebanyak 21 orang tersebut, terdiri dari 21 orang laki-laki dan 3 orang wanita. “Ini merupakan pemusnahan barang bukti ke sepuluh tahun ini.” kata Winarko.

Dalam penangkapan itu, kata Winarko menambahkan, BNN mendapatkan bukti ganja, ekstasi, dan prekusor. “Ada total sepuluh kasus, yang mana delapan kasusnya narkotika pengedarannya lewat Kantor Pos,” kata Winarko.

Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari ekstasi sebanyak 24.819 butir, sabu sebanyak 2,2 kg, ganja sebanyak 280 kg, dan prekusor cair sebanyak 24 liter.

Deputi Pemberantasan BNN, Arman Depari di tempat yang sama juga menjelaskan, terdapat bahan baku pembuatan sabu yang berasal dari minuman obat tablet, salah satunya Neo Napacin.

Informasi, Neo Napacin adalah obat asma yang diproduksi Konimex dan dapat meringankan dan mengatasi penyakit asma bronkial. Neo Napacin mengandung Theophylline 130 mg; Ephedrine HCl 12,5 mg.

“NeoNapacin tablet untuk pereda pernapasan ini diekstrak oleh para sindikat untuk zat-zat tertentu untuk diperlukan menjadi bahan sabu. Mana yang digunakan, mana yang dibuang. Yang mengendap di bawah air akan dibuat menjadi Metampetamin, diolah lagi menjadi sabu (crystal ice),” kata Amran.

Menurut penjelasan Amran dalam siaran Persnya, barang-barang haram tersebut, terutama ekstasi, banyak didatangkan dari Eropa Barat, khususnya negara-negara seperti Belgia, Prancis, dan Polandia. “Namun terbanyak itu dari Belanda,” kata Amran.

Berikut ini sepuluh kasus pemusnahan yang ke sepuluh tahun 2018 yang dilakukan BNN.

Penggerebekan rumah produksi sabu di Majene, Sulawesi Barat, pada Senin (9/7/18).

Petugas menyita 2.932 butir ekstasi asal Prancis lewat Kantor Pos Pasar Baru Jakarta Pusat pada Sabtu (2/6/18).

Pengamanan 3.444 pil ekstasi asal Belgia di Cinere, Depok, pada Selasa (12/6/18).

Paket pos berisi narkotika di Cisarua, Bogor, pada Kamis (21/6/18).

Penangkapan baran ekstasi asal Belgia di Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Kamis (28/6/18).

Pengamanan ekstasi asal Belgia di cargo Bandara Soekarto Hatta pada Jumat (27/7/18).

Pengamanan 5 orang tersangka sabu dan ekstasi di Pekanbaru Riau pada Senin (6/7/18).

Penyitaan ganja di Kantor Pos Tangerang Kota pada Selasa (3/8/18).

Penyelundupan ganja di Pondok Ranji, Ciputat, pada Selasa (3/7/18).

Penyelundupan ekstasi asal Belgia di Kantor Pos Soekarno Hatta dengan melibatkan napi Nusakambangan. (Haji Merah).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru