oleh

Pake Narkoba, Khaled Mustafa Hasan Bebas Dari Jeratan Hukum

 

KICAUNEWS.COM – Aparat Polres Metro Jakarta Selatan menghentikan kasus pria Mesir Khaled Mustafa Hasan (43) yang menganiaya istrinya sendiri Novawaty menggunakan gagang sapu hingga babak belur di sebuah kamar Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar menerangkan, kasus itu distop atas kemauan Novawaty selaku korban. Novawaty memutuskan mencabut laporannya atas kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dibuatnya.

“Sudah (dibebaskan) karena istrinya mencabut cabut laporan, yasudah kita terbitkan SP3 (surat perintah penghentian penyidikan),” kata Indra saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (7/9/2019).

Meski begitu, Novawaty sudah tidak lagi mau melanjutkan rumah tangganya, ia meminta agar Khaled dipulangkan ke negara asalnya. Polisi pun sudah berkoordinasi dengan Kedubes Mesir dan Kementerian Luar Negeri untuk memulangkan Khaled ke Mesir.

“Korban memaafkan tapi minta dia (Khaled) dipulangkan lah. Minta dideportasi,” kata Indra.

Selain kasus KDRT, polisi juga tidak memproses kasus penyalahgunaan narkoba. Alasannya, polisi tidak menemukan barang bukti narkoba meskipun WN Mesir itu dinyatakan positif sebagai pengguna narkoba.

Diberitakan sebelumnya, Khaled diciduk polisi pada Rabu 29 Agustus kemarin oleh Unit VI Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Selatan karena melakukan KDRT di Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan.

Setelah dilakukan tes urine Khaled ditanya positif narkoba. Adapun peristiwa pemukulan itu terjadi pada Senin 27 Agustus lalu. Pelaku juga sempat hendak menusuk istrinya, hanya saja niatnya itu diurungkan lantaran mendapatkan telepon dari temannya. (Haji Merah).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru