oleh

Oknum Guru di duga Melakukan Pelecehan Terhadap Belasan Murid SD di Setu Tangsel

TANGSEL, KICAUNEWS.COMGuru dalam tradisi Jawa merupakan akronim dari “digugu lan ditiru” (orang yang dipercaya dan diikuti), bukan hanya bertanggung jawab mengajar mata pelajaran yang menjadi tugasnya, melainkan lebih dari itu juga mendidik moral, etika, integritas, dan karakter, namun lain halnya dengan oknum guru yang satu ini, di duga telah melakukan berbuatan tidak senonoh terhadap Siswinya sendiri.

Dugaan tersebut di sinyalir melibatkan belasan murid siswi SD Al-Amanah, dan di lakukan saat dalam jam pelajaran berlangsung. Menurut informasi yang di dapatkan oleh KICAUNEWS.COM di lapangan serta adanya laporan warga terkait dugaan asusila yang di lakukan oknum guru SD Al-Amanah yang terletak di jalan Bakti Jaya, Pocis, kecamatan Setu, Tangsel, sampai turunnya berita ini masih masuk dalam tahap mediasi, antara perwakilan wali murid dengan pihak sekolah, serta Pejabat lurah Bakti Jaya juga turut serta dalam proses penye lesaian.

Salah satu Wali murid SD Al-Amanah yang enggan menyebutkan namanya kepada media melalui telepon selulernya mengatakan, terkait kasus tersebut sudah di serahkan sepenuhnya kepada lurah Bakti Jaya.

“Iya, itukan sudah rapat. Itu sajalah, silahkan tanya dengan pak lurah, mohon jangan menambah beban saya, dan juga orang tua lainnya. Karena saya sudah percayakan dengan pak lurah dan juga pak Rw,” tegasnya kamis (6/9/2018)

Saat di tanya bagaimana kejadian tersebut berlangsung, walimurid memilih bungkam.

Plt lurah Bakti Jaya, Darmo Bandoro saat di konfirmasi oleh media mengatakan pihaknya hanya membantu proses mediasi terkait laporan tersebut

“Iya, terkait masalah tersebut silahkan ke pihak sekolah langsung, karena saya hanya mewakili pihak orang tua bersama pak Rw Jabek. Menurut info yang saya terima ada 15 siswi yang sudah menjadi korban pelecehan oleh guru olahraga,” tersebut.

Baca juga :  Rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap ( DPT ) Pilkada DKI Putaran Kedua KPU DKI Jakarta

Saat di mintai keterangan oleh awak Media, kepala sekolah dasar Al-Amanah, H. Ogi Suprayogi S.Pd di ruang kerjanya Kamis (9/8/2018 ) mengatakan pihaknya sudah memutuskan hubungan kerja terhadap oknum yang berinisial” S ”

“Terhitung sejak kemarin, kami sudah memutuskan hubungan kerja dengan oknum tersebut, kami pecat secara tidak hormat. Saya dan wali murid sudah bersepakat, tidak memperpanjang kasus tersebut.

Di singgung tentang apa saja isi dari kesepakatan dengan Wali Murid akan perihal kejadian tersebut, H.Ogi berdali kalau hasil notulennya sudah di serahkan kepada pihak Yayasan sabil mengahiri bincangnya. ( RDH / TRIS )

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru