oleh

Jaga Keamanan Perbatasan, BNPP Bersama Kemendagri Bahas PLBN

Jakarta, Kicaunews.com – Plt Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Widodo Sigit Pudjianto, mengatakan tercatat ada 187 kecamatan di Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara lain.

“Itulah concern kita,” kata Sigit di acara Kemendagri Media Forum di Gedung Kemendagri Jakarta pada Jumat (7/9/2018).

Diantara wilayah-wilayah perbatasan tersebut, kata Sigit, banyak ditemukan jalur-jalur tikus. Karena itulah, pemerintah melalui BNPP membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN).

Karena, jalur-jalur tikus itulah yang menjadi pintu masuk dan keluarnya orang-orang di perbatasan kedua negara. Dikhawatirkan, membawa masalah tersendiri nantinya.

“Seperti Narkoba, perdagangan manusia dan terorisme,” ujar dia.

Menurut dia, tugas BNPP bukan cuma menjamin pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di daerah terdepan serta terluar Indonesia. Tapi juga dari sisi keamanannya.

“Memastikan supaya NKRI di perbatasan ini aman,” tambah Sigit.

Dalam hal ini, BNPP tak bekerja sendirian. Kewenangan instansi ini adalah membuat desain atas proses pembangunan dan pengamanan di perbatasan.

Setelah itu, ia bekerja sama dengan kementerian/lembaga terkait. Semisal, untuk pengaman dikawal TNI, pembangunan infrastruktur lewat kementerian PUPR.

“BNPP hanya desainnya saja, yang mengerjakan urusan teknisnya adalah kementerian lembaga,” kata Sigit menegaskan.

Ditempat yang sama, Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar mengatakan pemerintah telah menunjukkan komitmennya dalam pembangunan kawasan perbatasan dengan memperbaiki sejumlah PLBN. Hal itu harus diikuti dengan perbaikan layanan, agar warga yang melewati PLBN tersebut merasakan manfaatnya.

“Pak Mendagri juga telah memerintahkan pelayanan di PLBN ditingkatkan menjadi lebih baik, agar pengguna PLBN ini dapat merasakan perbedaannya,” tutur Bahtiar.

Dirinya menerangkan, peningkatan pelayanan juga harus dilakukan oleh instansi yang berkantor di PLBN, seperti imigrasi, bea cukai, dan pengamanannya. Dengan begitu PLBN dapat lebih efektif dalam memantau warga, dan barang yang keluar masuk Indonesia melalui perbatasan.

Baca juga :  Polsek Kebayoran Lama Laksanakan Pengamanan Protokol Kesehatan Covid - 19 di Pasar Cidodol

Menurutnya, peran swasta juga perlu ditingkatkan, untuk memastikan perkembangan kawasan perbatasan berjalan baik dan berkelanjutan. Saat ini, sektor perbatasan memerlukan peran swasta untuk membangun moda transportasi, pusat penukaran uang, serta usaha tempat penjualan makanan.

“Perbaikan dan penambahan sarana di PLBN bertujuan agar terjadi percepatan pelayanan untuk masyarakat, sehingga seluruh pihak di dalam negeri harus ikut mewujudkan hal itu,” ujarnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru