oleh

Prof DR Dailami Firdaus (DPD DKI Jakarta) Menyikapi Pemerintah Tentang Kebijakan Impor Gula

JAKARTA,KICAUNEWS.COM –Prof DR Dailami Firdaus selaku anggota DPD RI dari DKI Jakarta menyikapi kebijakan pemerintah tentang impor gula.

Berikut pernyataan dari beliau :

Saya sangat menyayangkan kebijakan pemerintah yang menetapkan kuota impor gula rafinasi apalagi dengan jumlah yang sangat besar, ditambah lagi terjadi disaat produksi gula petani local sedang baik. Kemendag harus menjelaskan dan tranparansi kepada seluruh pihak terutama para petani tebu agar tidak menjadi pertanyaan dan opini liar dimasyarakat.
Ujar Bang H.Dailami Firdaus Anggota DPD RI Provinsi DKI Jakarta

Karena selain jumlahnya yang menurut berbagai sumber dirasa melebihi dari kebutuhan yang diperlukan juga tentunya ini sangat berlawanan dengan harapan para petani tebu yang berharap adanya kebijakan yang pro kepada mereka.

Jangan sampai kebijakan pemerintah dalam hal ini kemendag justru melemahkan petani dan merusak produksi tanah air yang tentunya akan berimbas kepada ketidak stabilan harga dipasar. Tegas bang Dailami Firdaus

Permasalahan impor ini selalu klasik dan berulang ulang, seperti pembiaran atau disengaja dan pemerintah seperti tidak memiliki solusi. Menurut saya jangan sampai sebuah kebijakan hanya dinikmati oleh segelintir orang atau golongan saja apalagi sampai mematikan pelaku sesungguhnya yaitu petani lokal.

Sudah seharusnya pemerintah memberi perhatian dan melindungi petani tebu local, melalui kebijakan yang jelas jelas pro kepada mereka, karena bila terus membuka kebijakan impor jelas ketahanan dan kedaulatan kita akan hilang secara perlahan karena geliat para pelaku usaha perkebunan tebu local akan cenderung melemah.

Independensi Bulog harus tetap terjaga dan kuat. Sinergitas antar institusi lainnya sangat penting, akan tetapi tidak tunduk terhadap intervensi apapun, yang menyebabkan masyarakat dan petani menjadi rugi. Tidak hanya itu, bulog harus berani memberikan masukan yang positif dan konstruktif dalam menjaga kestabilan harga dan ketahan pangan. Kata Bang Dailami Firdaus kepada redaksi kicaunews.com

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru