oleh

Peringati HUT-RI Ke 7, Warga Bentangkan Bendera Merah-Putih Raksasa di Setu Parigi

TANGSEL, KICAUNEWS.COM –  Berbagai cara dilakukan masyarakat untuk memperingati HUT ke-73 Kemerdekaan RI sebagai wujud rasa cinta mereka terhadap Tanah Air dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain menggelar berbagai perlombaan, warga dilingkungan RW 021 Kelurahan Parigi, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), memasang bendera merah putih raksasa berukuran panjang 90 meter dan lebar 12 meter dengan bibot 210 Kg.

“Bendera ini kami pasang dalam rangka memperingati HUT RI ke 73, biayanya dari salah seorang warga bernama Suhanda Johan alias Kinpo dan dijahit selama 4 hari. Bendera raksasa ini menandakan momen NKRI Harga Mati, sudah saatnya kita menjadi negara besar, “kata Ketua RW 021 Satiri, saat ditemui di lokasi, Senin (27/08-2018).

Yang menarik perhatian masyarakat yang melihat, bendera raksasa itu dibentangkan di atas Setu Parigi yang dikaitkan ke tiang besi panggung dan batang pohon di kedua sisi bantaran Setu, berkibar saat diterpa tiupan angin dan bayangannya memantul dari bawah yang kotor, mengeluarkan bau tak sedap dan sampah kasih terlihat berserakan

Berkaitan persoalan Setu Parigi Satiri mengajak warga untuk menjadikan alam sebagai sahabat dalam kehidupan, jangan dijadikan alam sebagai musuh sudah saatnya kita menjaga alam Indonesia.

” Diharapkan bendera merah putih ini, selain lambang negara juga sebagai simbol masyarakat yang peduli lingkungan terutama Setu Parigi yang bersih serta bersahabat sepanjang masa, ” ujar Satiri.

Dijelaskan menurut pemerhati lingkungan Suhanda Johan alias Kimpo, pemasangan bendera merah putih sepanjang 120 meter di atas Setu, menandakan Setu Parigi ini belum merdeka. Hal tersebut dilihat dari kondisi belum maksimal perawatannya.

“Setu Parigi belum merdeka, Setu Parigi harus merdeka. Manusia punya hak hidup dan alam juga punya hak untuk dirawat dan dilindungi untuk manusia hidup.
Kesadaran masyarakat membuang sampah ke tempat semestinya masih kurang,” ucap Kimpo

Baca juga :  Kawal Penggunaan Dana Desa (DD) Camat Beserta Sekmat Berikan Arahan Kepada Kepala Desanya

Saat ini menurutnya, hak alam mulai terabaikan, seolah-olah kita sendiri yang memusuhi alam. Saat ini hak alam mulai terabaikan, seolah-olah kita sendiri yang memusuhi alam dengan membuang sampah sembarangan.

“Bendera sengaja, Kami bentangkan diatas Setu, tujuan utama yakni mengajak masyarakat menjaga kesatuan juga sebagai bentuk kritikan dan mengingatkan kepada warga lainnya agar tidak mengotori Setu Parigi yang merupakan warisan yang perlu dilestarikan, “kata Kimpo.

Kimpo berharap semua pihak dapat saling menjaga lingkungan “Harapan kami seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga alam. Alam akan jadi sahabat kalau kita mau jadi sahabatnya dan alam akan menjadi musuh terbesar kita jika kita memusuhinya,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru