oleh

Warga Tangsel, Keluhkan Tower Milik Telkom dan Indosat

TANGSEL, KICAUNEWS.COM – Keberadaan Base Transceiver Station (BTS) alias Tower milik perusahaan swasta, salah satunya PT Telkomsel dan PT Indosat di Kota Tangerang Selatan, banyak dikeluhkan warga sekitar.

Seperti Base Transceiver Station milik PT Indosat yang terletak di Komplek Legoso, Kelurahan Pisangan Kecamatan Ciputat Timur, dan Base Transceiver Station PT Telkomsel yang terletak di Jl. Lekong Hudang Timur, Kecamatan Serpong Kota Tangerang Selatan.

Pantauan Jurnalis di lokasi, untuk di wilayah kota Tangerang Selatan sendiri, ada puluhan tower milik dua perusahaan tersebut, yang menjulang tinggi, dan itu terletak di halaman fasilitas sosial dan fasilitas umum.

Salah satu warga di Komplek Legoso, Pisangan Ciputat Timur, Engkos (57) tahun mengeluhkan, keberadaan Tower Indosat. Menurutnya, keberadaan Tower tersebut, sudah lama dibangun, dan dalam perjalanannya telah memiliki banyak insiden.

“Itu tower Indosat de, itu udah lama banget ada, tahun 2005 aja pernah disitu orang gila, naek ya mau bunuh diri kayanya, umurnya sekitar 12 tahunan lah.” kata engkos, senin (20/08) kepada Jurnalis.

Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) No 4 Tahun 2014 Tentang Perizinan, pasal 2 poin (c) dijelaskan ada sanksi administratif, bila perusahaan tidak mengantongi izin, yang diatur dalam Perda No 4 Tahun 2014 tersebut.

Seperti diketahui, diantara tower yang dimiliki oleh dua perusahaan yakni PT Telkom dan PT Indosat tersebut, diduga belum memperoleh izin dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

Selain itu, keluhan lain yang dikemukakan masyarakat Komplek Legoso tersebut, diantaranya soal adanya radiasi.

“Itu diperbaiki lagi tuh, itu ditambah kabel, atau antena apa gitu, biar jaringannya ke tangkep, karena itu sering gak ketangkep mas jaringan Indosat disini,” jelas Engkos.

Sementara itu, di tempat terpisah, Syarifudin salah satu warga Serpong juga mengeluhkan adanya tower milik PT Telkom. Menurutnya, selama berdirinya Tower Telkomsel di Jl Lekong Hudang Timur, Serpong itu lebih banyak berdampak negatif dibandingkan dampak positif.

“Kalau dampak negatif banyak, misalnya ketika ada hujan deras itu kalau ada petir, gede banget, dan itu merusak barang-barang elektronik warga, seperti tv,” kata Syarifudin.

Saat Jurnalis menanyakan soal dampak positif dari keberadaan Tower milik PT Telkom itu, Syarifudin yang juga sesepuh kampung itu juga menegaskan, tidak ada positifnya.

“Kalau ditanya dampak positifnya, gimana ya, ya gak ada apa coba lingkungan juga kena, harusnya adanya tower ini ya harus jauh dari lingkungan” jelas Syarufudin.

Selain mengeluh soal dampak negatif, Syarifudin juga menilai, kontribusi perusahaan PT Telkom di lingkungan Lekong Hudang Timur Serpong juga, kurang begitu aktif kepada warga sekitar.

Padahal, berdasarkan Undang-Undang (UU) No 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas, kewajiban perusahaan memberikan tanggung jawab sosial kepada masyarakat sekitar, atau Corporate Social Responsibility (CSR).

“Soal kontribusi juga, kurang, dan yang punya Tower ini diam-diam aja, ini ngasih kambing doang di Idul Adha ini, padahal kami ngajuinnya sapi,” pungkas Syarifudin.

Sampai berita ini diturunkan, Jurnalis maupun Redaksi belum bisa menghubungi Dinas Terkait, untuk memberikan konfirmasi soal izin kedua perusahaan tersebut di Tangerang Selatan. Saat ini Redaksi maupun Jurnalis, masih terus mencoba mengkonfirmasi Dinas terkait. (Haji Merah).

Tower Milik PT Indosat. Terletak di Komplek Legoso. Kel. Pisangan, Ciputat Timur

Tower Milik PT Telkom, Terletak di Serpong.
Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru