oleh

Hari Kemerdekaan RI : Masjid AlMubarokah RW 02 Cip Muara Gelar Jumat Berbagi

JAKARTA, KICAUNEWS.COM–Masjid Almubarokah yang berlokasi di jl pembina RT 13/02 Cipinang Muara,Banjir Kanal Timur menggelar acara “Jumat Berbagi “.( 17/08/18).

Hari ini Jumat,bertepatan tanggal 17 Agustus,Hari Kemerdekaan RI yang ke 73 tahun.

Setelah Sholat jumat jamaah di bagikan Bubur sumsum.

Alhamdulillah berkah,
Dan kami ucapkan terima kasih buat semuanya yg udah bantu support do’a, donasi serta tenaganya, demikian kata Pai selaku remaja masjid Almubarokah RW 02 Cipinang muara. Semoga Allah SWT membalas kebaikan kita semua dengan berlipat ganda Aamiin Yaa rabbalamin.

Bagi para Mukminin dan Mukminat yang ingin menyisihkan sebagian rezekinya untuk Kegiatan “Jum’at Berbagi” bisa menyalurkan Donasi dan Sedekahnya sementara bisa menghubungi :
1. Ahmad 018294427500
2. Prihandono (Pai) 083873294839

Sebelumnya kami Pengurus Kegiatan “Jum’at Berbagi” mengucapkan ribuan terima kasih kepada. seluruh kaum Mukminin & Mukminat yang telah membantu baik support do’a, donasi dan sedekahnya untuk kegiatan ini.

Jazakumullah khairan katsiran. Wa jazakumullah ahsanal jaza

Bambang Irawan,SH selaku ketua RW 02 Cipinang Muara mengatakan program Jumat berbagi ini sangatlah bagus dan patut di contoh oleh masjid masjid lain nya.

Keutamaan Sedekah Di Hari Jumat
“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan harta-nya di jalan Allah), maka Allah akan melipat-gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak…” [Al-Baqarah: 245]

Dan dalam kitab ash-Shahiihain disebutkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Barangsiapa bershadaqah senilai biji kurma dari hasil usaha yang baik, dan Allah tidak akan menerima kecuali yang baik, maka sesungguhnya Allah akan menerimanya dengan tangan kanan-Nya, untuk kemudian Dia kembangkan bagi pelakunya sebagaimana salah seorang di antara kalian memelihara anak kuda sehingga menjadi seperti gunung (besar dan kuat).”

Baca juga :  Pengamat: Keislaman, Keindonesiaan, dan Kemoderenan, Harus Jadi Frame Indonesia

Dan menurut riwayat ath-Thabrani dan al-Baihaqi, dari ‘Uqbah bin ‘Amir Radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya shadaqah itu dapat memadamkan panas kuburan dari penghuninya. Dan sesungguhnya orang mukmin pada hari Kiamat kelak akan bernaung di bawah naungan shadaqahnya.”

Telah diriwayatkan oleh Imam ‘Abdurrazzaq ash-Shan’ani rahimahullah dari Imam Sufyan ats-Tsauri, dari Mansur, dari Mujahid, dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘anhuma, dia berkata, Abu Hurairah dan Ka’ab pernah berkumpul. Lalu Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu berkata, “Sesungguhnya pada hari Jum’at itu terdapat satu waktu yang tidaklah seorang muslim bertepatan dengannya dalam keadaan memohon kebaikan kepada Allah Ta’ala melainkan Dia akan men-datangkan kebaikan itu kepadanya.”
Maka Ka’ab Radhiyallahu ‘anhu berkata, “Maukah engkau aku beritahu kepadamu tentang hari Jum’at? Jika hari Jum’at tiba, maka langit, bumi, daratan, lautan, pohon, lembah, air, dan makhluk secara keseluruhan akan panik, kecuali anak Adam (umat manusia) dan syaitan. Dan para Malaikat berkeliling mengitari pintu-pintu masjid untuk mencatat orang-orang yang datang berurutan. Dan jika khatib telah naik mimbar, maka mereka pun menutup buku lembaran-lembaran mereka.
Dan merupakan kewajiban bagi setiap orang yang sudah baligh untuk mandi seperti mandi janabah. Dan tidak ada matahari yang terbit dan terbenam pada suatu hari yang lebih afdhal dari hari Jum’at, dan shadaqah pada hari itu lebih agung daripada hari-hari lainnya.”

Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘anhuma mengatakan, “Ini Hadits Abu Hurairah dan Ka’ab. Saya sendiri berpendapat, ‘Jika keluarganya memiliki minyak wangi, maka hendaklah dia memakainya pada hari itu.

Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Sesungguhnya shadaqah pada hari Jum’at itu memiliki kelebihan dari hari-hari lainnya. Shadaqah pada hari itu dibandingkan dengan hari-hari lainnya dalam sepekan, seperti shadaqah pada bulan Ramadhan jika dibandingkan dengan seluruh bulan lainnya.”
Lebih lanjut, Ibnul Qayyim juga mengatakan, “Aku pernah menyaksikan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, semoga Allah menyucikan ruhnya, jika berangkat menunaikan shalat Jum’at membawa apa yang terdapat di rumahnya, baik itu roti atau yang lainnya untuk dia shadaqahkan selama dalam perjalanannya itu secara sembunyi-sembunyi.”

Baca juga :  Menggugat UU Tax Amnesty

Untuk diketahui, di antara keberkahan hari Jumat, bahwa di dalamnya terdapat waktu-waktu dikabulkannya doa. Dalam hadits dari Abu Hurairah Radhiyallahuanhu, Rasulullah Shallallahualaihi wa sallam menyebut hari Jumat, lalu beliau bersabda:

“Di hari Jumat itu terdapat satu waktu yang jika seorang Muslim melakukan shalat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Allah Taala, niscaya permintaannya akan dikabulkan. Lalu beliau memberi isyarat dengan tangannya yang menunjukkan sedikitnya waktu itu.” (A Widhy )

Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru