oleh

Catatan Kecil Panwascan Kramat Jati, Tentang Kepemiluan

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Pemilu merupakan bentuk aktualisasi kedaulatan rakyat.Sebab dengan pemilu rakyat menentukan sendiri wakil-wakilnya di parlemen, rakyat menentukan sendiri siapa presiden atau pemimpinnya.

Dengan memilih pemimpinnya berarti rakyat telah menentukan sendiri masa depannya dalam berbangsa dan bernegara,memilih yg mana konsep pembangunan yang disetujuinya yang di Kampanyekan oleh masing-masing calon pemimpinnya.

Oleh karenanya sangatlah disayangkan. Bila milik rakyat satu-satunya yaitu kedaulatan itu sampai tergadaikan dengan suap, dari para calon,baik calon legislatif maupun calon eksekutif.
Hal ini yg mesti disadarkan. Melalui berbagai sosialisasi.

Oleh para penyelenggara pemilu, agar rakyat sadar kedaulatan yg dimilikinya itu sangat berharga serta modal utama untuk menentukan masa depannya selaku bagian terkecil dari bangsa ini…
Bagi para calon baik eksekutif maupun legislatif yang melakukan. Suap, jelas mereka penyakit yg dgn sengaja melumpuhkan.
Sendi;sendi demokrasi, sementara bagi. penyelenggara baik KPU maupun Bawaslu yg melakukan suap serta menerima suap dari peserta pemilu jelas-jelas meruntuhkan demokrasi, penghianat demokrasi. Oleh karenanya kesadaran serta pengertian dari masyarakat sangat perlu terkait dgn pemilu .

Kesadaran akan pentingnya menjaga kedaulatan pribadinya selaku anak bangsa yg tidak terpisahkan dari masa depan bangsa dan negara.. Pengertian dalam artian pemahaman tentang Demokrasi yg sebenarnya .

Dari pribadi-pribadi yg menjaga kedaulatannya maka bila disatukan akan menjadi kadaulatan bangsa.
Begitulah kata bang Endi kepada redaksi kicaunews.com

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru