oleh

Danrem 052/Wkr dampingi Kasdam Jaya/ Jayakarta Pada Acara Gelar Wicara Harmoni dalam ke Bhinekaan di UIN

TANGSEL, KICAUNEWS.COM  – Kasdam Jaya/Jayakarta Brigjen TNI Suharyanto hadir sebagai nara sumber pada acara gelar wicara harmoni dalam ke bhinekaan dalam rangka hari lahir Pancasila bertempat di Auditorium Utama Harun Nasution Kampus I UIN Syarief Hidayatullah Jakarta, Jl. Ir. H. Djuanda no 95 Kel. Cempaka Putih Kec. Ciputat Timur Kota Tangsel, Kamis (26/7/2018)

Mengawali acara Rektor UIN Jakarta Prof Dr. Dede Rosyada MA dalam kata sambutannya mengatakan UIN Jakarta merupakan kampus modern dan terbuka untuk semua orang, karena mahasiswanya berasal dari keragaman agama seperti Konghucu, Katolik, dan Protestan, serta tidak mesti konversi agama, terapi harus belajar mengikuti studi yang ada di UIN Jakarta.

Kampus UIN Jakarta didukung oleh dua Kementerian yaitu Ristek Dikti dan Kemenag dan ini merupakan aset bagi bangsa Indonesia kata Prof Dr. Dede Rosyada MA

Rektor UIN dalam mengakhiri sambutannya mengatakan kepada 100 pelajar yang hadir mengikuti acara gelar wicara harmoni dalam ke bhinekaan mengatakan selamat berdiskusi dan diskusi akan di pandu oleh presenter kondang Chokky Sitohang

Sementara itu Brigjen TNI Suharyanto Kasdam Jaya/Jayakarta mengatakan harmoni dalam kebhinekaan menuju Indonesia Jaya, Bangsa Indonesia tumbuh dan berkembang dalam keberagaman yang menjadi kekuatan sekaligus kerawanan bagi kelangsungan hidup

Oleh karena itu Kemajemukan merupakan kekuatan negara kita, yang memiliki lebih dari 17 ribu pulau dan keanekaragaman suku bangsa

“Ada beberapa faktor penyebab runtuhnya suatu bangsa yaitu ; Ketidak mampuan untuk mengelola diri dan sumber daya, tidak konsisten terhadap kebijakan bersama yang dijadikan perekat kesatuan sejak awal, adanya tekanan dan desakan dari pihak lain/bangsa lain,” kata Kasdam Jaya.

“Dan ada 4 (empat) kriteria pokok suatu bangsa, yaitu adanya keinsafan untuk bersatu, memiliki tujuan hidup yang sama, Memiliki latar belakang sejarah yang sama, Memiliki wilayah yang menjadi kesatuan ruang hidup, berdasarkan hal tersebut sehingga lahirlah konsep Wawasan Nusantara,” jelasnya.

Baca juga :  Patroli Rutin, Sat Polairud Polres Sinjai Imbau Utamakan Keselamatan Dalam Berlayar

“Geopolitik Indonesia memiliki wilayah yang strategis, kondisi seperti ini berimplikasi pada terjadinya kepentingan negara-negara lain dengan kepentingan nasional Indonesia, sehingga banyak negara lain yang ingin menguasai Indonesia baik laut maupun daratnya,” urainya.

Kasdam Jaya juga menjelaskan ada 3 (tiga) ancaman terhadap NKRI, yaitu : Ancaman konvensional (fisik), Ancaman multi dimensional (fisik dan non fisik), Ancaman terhadap budaya sehingga keberadaan NKRI tidak mulus begitu saja, bibit separatisme di Papua dan Aceh termasuk Maluku dengan RMS nya yang tujuannya yaitu ingin melepaskan diri dari Indonesia.

Pada Pilpres 2019, akan ada kelompok masa tertentu yang mengusung ide-ide politik identitas yaitu yang membenarkan satu kelompok dan menyalahkan kelompok lain

“Untuk itu Negara Indonesia perlu membangun karakter bangsa (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika), yang bertujuan untuk mempertahankan NKRI sampai kapanpun,” tegasnya.

Kasdam menerangkan bahwa kedepan menjelang Pilpres 2019 mungkin ada upaya membuat keos dan membuat konsep negara Indonesia seperti negara lain yang tidak pernah tenang seperti Syuriah, Afghanistan dan negara lainnya. “Oleh karena itu mari kita wujudkan harmoni bersama, menjalankan fungsi dan tugas masing-masing sehingga kedepan Indonesia akan menjadi lebih baik,” tandasnya.

Tampak dari pantauan awak media hadir pada acara Gelar Wicara Harmoni dalam ke Kebhinekaan diantaranya Prof. Dr Dede Rosyada MA Rektor UIN Syarief Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr Samsul Bahri SH.MH Rektor UMJ, Prof. Dr Mukkhaer Pakanna Rektor STIE Ahmad Dahlan, Prof. Dr Dayat Hidayat Rektor Universitas Pamulang, Brigjen TNI Suharyanto S.Sos., Kasdam Jaya/Jayakarta, Kolonel Kav Agustinus Purboyo Danrem 052/Wkr, Kol Inf Jakcy Aster Kasdam Jaya, Kombes Pol Harry Kapolres Metro Tangerang, AKBP Ferdy Irawan Saragih, S.I.K., M.Si Kapolres Tangsel, Letkol Inf M.I. Gogor, A.A Dandim 0506/Tgr, Chokky Sihotang sebagai Pembawa acara dan para Siswa-siswa SMP dan SMA Tangsel serta Mahasiswa UIN. (Tris )

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru