oleh

Warga Pangandaran Dihimbau Tidak Panik dan Waspada Akan Gelombang Air Laut Yang Tinggi

Pangandaran, Kicaunews.com – Gelombang air laut yang sempat naik ke jalan di sekitar Pantai Batuhiu dan beberapa wilayah pesisir Kabupaten Pangandaran, Kamis (19/7/2018), merupakan fenomena alam yang biasa terjadi.

Merespons kondisi ini, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Daerah (DPKPBD) Kabupaten Pangandaran mengimbau warga untuk tidak panik, namun tetap waspada.

“Meski banyak warga yang cemas, sampai saat ini tidak ada korban jiwa, namun beberapa kapal nelayan rusak,” ungkap Kepala DPKPBD Kabupaten Pangandaran Nana Ruhena, Kamis (19/7/2018).

Mengutip laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Nana menyampaikan, kondisi air rob merata di seluruh pantai selatan.

“Ini terjadi karena sedang ada perubahan iklim angin dari sejak tanggal 17 hingga 22 Juli 2018,” ungkapnya.

Selain itu, Nana menghimbau supaya warga tetap waspada terhadap gelombang air laut setinggi 4,0 hingg 6,0 Meter.

“Bagi para nelayan yang hendak pergi melaut diharapkan tidak memaksakan diri,” tegasnya.

Khusus bagi nelayan tradisional yang keluar masuk disekitar muara sungai Bojong Salawe Kecamatan Parigi, Nana mengimbau agar nelayan tidak mendekati alur dermaga.

“Air yang sedang tinggi bisa menyedot perahu ke sekitar kolong dermaga dan akan sangat membahayakan jiwa,” pungkasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru