oleh

Polsek Karawaci Amankan Dua Pelaku Pengeroyokan Terhadap Wartawan

Tangerang, Kicaunews.com – Dua pelaku pengeroyokan terhadap wartawan Online media jurnalline.com yang terjadi di jalan Otista, Kelurahan Gerendeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, berinisial “K” alias Han (31 thn) dan “S” alias Entis akhirnya diringkus polisi, Sabtu (14/07/2018). Keduanya ditangkap pada tempat yang berbeda di wilayah Kota Tangerang, kurang lebih 48 jam dari peristiwa terjadinya pada Kamis (05/07/2018) sekitar pukul 02:30 wib. Awal kejadian pengeroyokan tersebut bermula saat “IH” korban, sedang melaksanakan tugas jurnalistiknya terkait dugaan maraknya PSK yang sering mangkal disekitar lokasi tersebut. Namun saat korban sedang mengambil gambar guna menjadi bahan dokumentasi, salah satu PSK mengetahui bahwa korban sedang mengambil gambar/video sehingga meneriaki wartawan tersebut dan akhirnya kedua pelaku yang diduga sebagai centeng mendatanginya serta langsung melakukan pengeroyokan secara membabi buta. Kapolsek Karawaci Kompol. Abdul Salim,SH menuturkan, penangkapan terhadap para pelaku berdasarkan laporan polisi Nomor : LP. B/261/VII/2018/PMJ/RESTRO TNG KOTA/Sek. Karawaci. Dari dasar laporan tersebut, anggota langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengantongi identitas pelaku serta langsung dilakukan pengejaran. “Kurang dari 48 jam kedua pelaku berhasil diamankan. Namun saat ditangkap para pelaku melakukan perlawanan, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur mengenai kaki bagian kanan,” Tutur Kapolsek. Barang bukti dari hasil penangkapan tersebut, anggota mengamankan 2 (dua) bilah senjata tajam yang biasa dibawa pelaku. “Keduanya pun terindasi sering melakukan aksi premanisme disekitar lokasi, dan suka membawa senjata tajam untuk menakuti para korbannya,” Tegasnya. Penangkapan kedua pelaku ini termasuk dalam rangka Operasi premanisme yang di atensikan oleh Polda Metro Jaya untuk menindak tegas para pelaku kriminal atau kejahatan jalanan. “Atas perbuatannya kedua pelaku dijerat dengan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan penganiayaan dengan ancaman hukuman kurungan maksimal 9 tahun penjara,” Pungkasnya (tris/abi)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru