oleh

Komponen Bangsa Mewujudkan Generasi Pemenang Dalam Kompetisi Dunia

TANGERANG, KICAUNEWS.COM – Membangun bangsa Indonesia sejak awal kemerdekaan sudah diwujudkan oleh TNI yang terbungkus oleh wadah ABRI saat itu dengan berbagai pengabdian mulai operasi perang sampai operasi selain perang. Itu dilaksanakan untuk membangun dan mendekatkan diri para prajurit sebagai bagian dari masyarakat. Yang dibayar oleh masyarakat dan bukan prajurit sewaan. Meskipun banyak yang ingin memisahkan antara TNI dengan rakyat dengan upaya memisahkan dengan komponen bangsa lainnya. Namun selalu gagal karena TNI lahir dari rakyat membangun bersama rakyat dan hidup dengan rakyat.

Maka Mabesad dengan segala program yang sudah di buat oleh pendahulu yaitu pimpinan TNI dibuatlah program AMD yang nantinya menjadi TMMD.TMMD sekarang sudah memasuki ke 102 dalam kemerdekaan indonesia yang akan berumur 73 tahun. Dengan niat yang suci TNI setahun 3 kali yang semula 2 kali melaksanakannya. Berkomitmen membangun desa dengan sasaran fisik dan non fisik. Dengan dikemas sedemikian rupa oleh Kodam guna menghasilkan TMMD yang berkarakter, profesional dan manunggal dengan rakyat serta sapta marga jiwanya. Mengharuskan tiap dan satgas mensukseskan dalam waktu 30 hari membangun masyarakat desa. Guna menjalin sinergitas TNI – Rakyat.

Korem 052/Wkr sebagai PKP yang merupakan bagian dari PKO kodam jaya membuat terobosan membangun sarana fisik bersinergi dengan Pemda kabupaten tangerang. Sasaran Non fisik bersinergi dengan dinas jawatan kodam jaya dan polres tak luput pula bersinergi dengan civitas akademika UPH, Untar dan UMB guna mendukung suksesnya TMMD ke 102 di desa cisoka secara fisik dengan membangun jalan sepanjang 975 m dan peninggian turap kanan kiri jalan. Secara non fisik seluruh wilayah binaan kodim 0510/TRS dalam mendukung sumber daya manusia kabupaten Tangerang yang bersemboyan Tangerang gemilang di era milenial untuk mewujudkan generasi pemenang dalam persaingan global.

Peran serta pemda kabupaten dalam memberikan dukungan guna kesejahteraan masyarakatnya.berupa pembangunan sarana jalan dengan kemanunggalan TNI dan masyarakat sekitar serta sinergitas civitas akademika yang memberikan ilmu pengetahuan sebagai sarana abdi kampus kepada masyarakat berupa ilmu dan ketrampilan yang baru dalam membangun masyarakat tangerang yang penuh dengan pengaruh indusrialisasi di daerah cikupa. Yang syarat akan kehidupan bergulat dengan mesin, para buruh yang datang dari berbagai daerah yang membawa pengaruh kultur dari wilayah yang berbeda sehingga akan muncul sikap kurang bersahabat saling curiga. Untuk itu dengan wawasan dari para dosen mahasiswa, TNI polri, cucu nasional menjadi panutan dalam mewujudkan harmoni perbedaan. Dalam membangun Kabupaten tangerang yang gemilang indah dan asri.

Keragaman dalam kultur budaya dan agama ini di kemas oleh program TNI operasi teritorial TMMD ( tentara manunggal membangun desa) ke 102. Bukan hanya membangun sarana jalan di pedasaan tapi membangun moral, karakter dan pengetahuan lebih maju. Dengan hadirnya civitas akademika bekerja sama antara Korem 052/wkr sebagai PKP dengan UPH ( univ pelita harapan), UMB ( univ mercu buana) dan Untar( univ taruma negara). Dengan wujud di hari pertama dengan memberikan materi kesulitan belajar akibat pengaruh gagdet dan game online. Pengetahuan nasionalisme dari cucu agussalim dan anak dari tokoh olahragawan bpk ronipati nasarari membawa insan bola menjadi bangga akan indonesia. Bahaya narkoba dan pengetahuan usaha kecil untuk masyarakat dan siswa.

Pada hari pertama ini diikuti oleh 10 tokoh agama, 10 tokoh pemuda, 10 tokoh masyarakat dan 24 mahasiswa pelajar. Dengan sangat terkesan aktif dan antusisas mendengarkan karena civitas akademika mengemas dengan metode dialog, game karakter dan tanya jawab.

Inilah yang membedakan TMMD 102 dengan sebelumnya memberikan materi radikalisme, rekriutmen anggota Tni polri, Narkoba danlain – lain berupa metode ceramah dan tanya jawab.yang itu tidak di kurangi tapi di tambah dengan materi civitas akademika yang penuh perubahan dan metode – metode baru. Sehingga materi sesuai dengan zaman now.

Dengan gagasan yang cemerlang dari Komandan Korem 052/Wkr bersinergi pemda, disjan kodam dan polres serta civitas akademika di harapkan kabupaten tangerang menjadi pemenang dalam berkompetisi global dizaman melenial.

Bravo Korem 052/wkr
Satgas Kodim 0510/TRS
Civitas akademika
Pemda kab Tangerang
Maju bersama rakyat

Penrem

Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru