oleh

BPOM dan Komisi IX DPR RI, Produsen Susu Kental Manis Untuk Segera Menarik Produknya dari Pasaran

Jakarta, Kicaunews.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan surat edaran bernomor HK.06.5.51.511.05.18.2000 tahun 2018 tentang ‘Label dan Iklan pada Produk Susu Kental dan Analognya (Kategori Pangan 01.3). Surat ini dikeluarkan pada akhir Mei lalu.

Menurut Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKB Dra. Siti Masrifah, MA mengungkapkan bahwa surat yang dikeluarkan oleh BPOM itu merupakan desakan dari anggota Komisi 9. Sudah lama sebenarnya kasusnya, yakni sejak viral video salah satu merk susu Kental manis yang meresahkan masyarakat.  Dan memang betul setelah dicek soal dari komposisi kandungan isi yang ada dalam Kental manis itu hanya sedikit sekali kandungan susunya.

“Maka kalau tetap ditulis pakai kata Susu dalam labelnya akan menyesatkan banyak orang,” ungkap politisi PKB saat dikonfirmasi via WhatsApp minggu, (08/7/2018).

Selain itu juga Kandungan yang ada didalamnya sangat banyak mengandung gula bukan susu. Maka dikhawatirkan bukannya gizi anak bertambah tapi malah anaknya mengalami obesitas atau kegemukan.

“Untuk kemasan lama yang masih beredar maka harus segera ditarik dan diganti dengan kemasan yang baru. Karena kalau tidak ditarik itu bisa dikategorikan sebagai penipuan publik.” Papar siti masrifah yang juga sebagai ketua Umum DPP Perempuan Bangsa ini.

Karena selain tidak mengandung susu sapi, ternyata produk susu kental manis ini mengandung lebih dari 40% gula, sehingga selain merusak gigi dan membuat obesitas produk ini juga tidak memiliki kandungan gizi susu. Karena yang dikandung hanya 8% lemak susu.

Bukan hanya itu untuk iklan juga sudah dilarang tampilkan anak-anak dibawah umur lima tahun dalam bentuk iklan televisi maupun iklan lainnya sesuai dengan surat edaran BPOM. Dan saya selaku anggota Komisi 9 tentu sangat sepakat dengan itu. Karena kalau tidak, akan membuat orang tua masih berpersepsi bahwa itu bagus buat anak anak.

Baca juga :  Guna Tetap Kondusif, Polsek Cikampek Berikan Pelayanan Terbaik Dengan Patroli

“Untuk kemasan juga sudah tidak boleh pakai kata Susu sekarang ini,”terangnya

Saya selaku anggota komisi 9 menghimbauan untuk masyarakat agar lebih cermat dan hati hati menggunakan produk yang akan diberikan kepada putra putranya. Selalu cek KLIK (Kemasan, Label, Izin edar dan Kedaluwarsa). Jangan tertipu lagi dengan produk yang mencantumkan kata Susu di depannya. Tolong sempatkan waktu untuk lihat kandungannya.

“Selain itu untuk Produsen saya juga menghimbau agar memperbaiki kesalahan yang pernah dibuat. Yang Sudah hampir puluhan tahun ini masyarakat dibohongi dengan kata Susu yang ada di kemasannya. Sekarang Stop dan tarik semua produk yang masih beredar di pasaran dan ganti dengan kemasan yang baru.” Pungkasnya (Tris/red)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru