oleh

Jelang Rembuk Nasional Aktivis 98, Syarikat 98 Jawa Tengah Resmi Ikut Ambil Bagian

JAWA TENGAH, KICAUNEWS.COM – Eksponen Aktivis 98 dari berbagai daerah di Jawa Tengah mendeklarasikan diri, pada Sabtu 30 Juni 2018 di sekretariat Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Semarang Jalan Nakula II Nomor 5 Semarang Selatan, Kota Semarang.

Dengan mendeklarasikan dirinya atas nama Syarikat 98 Jawa Tengah dipastikan bakal ikut bersumbangsih pada Rembuk Nasional Aktivis 98 pada 7 Juli Mendatang.

Dalam keterangan rilis yang diterima redaksi pada sabtu malam 30/6/2018, Siti Alfijah, anggota Syarikat 98 dari alumni UIN Walisongo Semarang menyampaikan, Syarikat 98 Jawa Tengah akan hadir dalam Rembuk Nasional Aktivis 98 di Jakarta.

“Ratusan orang yang tergabung dalam Syarikat 98 Jawa Tengah dari berbagai daerah seperti Kota Semarang, Salatiga, Magelang, Solo, Kendal, Kudus, Batang, Boyolali dan lainnya, telah menyatakan siap menuju ke Ibukota untuk mengikuti Rembuk Nasional ini. Diperkirakan anggota Syarikat 98 Jawa Tengah yang ikut acara tersebut sekitar 700 orang dari berbagai daerah,” Katanya.

Lebih jelas dikatakan Siti, Syarikat 98 Jawa Tengah memastikan hadir dengan 20 bus ke Jakarta dalam Rembuk Nasional yang rencananya akan dihadiri oleh Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).

Lebih rinci ditambahkan Siti, Agenda Rembuk Nasional Aktivis 98 ini dilatarbelakangi oleh adanya keprihatinan terhadap situasi kebangsaan terkini, di mana benih-benih intoleransi, radikalisme dan terorisme tumbuh demikian suburnya.

Senada dengan siti, Ahmad Dimyati, Aktivis 98 dari alumni IAIN Salatiga menambahkan, Situasi kebangsaan belakangan ini, harus segera disikapi. Karena itulah, kita kembali berhimpun, demi menjaga tetap tegaknya NKRI.

Menurut dia, reformasi yang didorong sejak 20 tahun lalu masih menyisakan persoalan seperti pelanggaran hak asasi (HAM) masa lalu, sehingga pihaknya mendorong agar pemerintah menuntaskannya.

“Agenda reformasi harus ditegakkan. Pemerintah saat ini sudah mulai hadir, misalnya, dalam kasus lumpur Lapindo. Tapi kasus lain jangan didiamkan,” Tandasnya.(Red)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru