oleh

Kinerja Pemerintah Terus Dikritisi, Istana: Itu Normal Asal Datanya Valid

KICAUNEWS.COM – Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin tidak mempersoalkan kritik Prabowo Subianto yang menyebut utang pemerintah, BUMN dan lembaga keuangan nasional terus meningkat.

Ngabalin tidak melihat kritik itu sebagai serangan pada pemerintahan Joko Widodo. Menurutnya, Prabowo hanya ingin meningkatkan elektabilitasnya menjelang Pilpres 2019.

“Enggak apa-apa. Namanya orang sedang menaikkan elektabilitas kan, tapi pemilunya masih belum. Masih jauh, Belanda masih jauh. Belum ada penetapan,” ucap Ngabalin, di Kantor Presiden, Jakarta.

Bagi Ngabalin, serangan Prabowo kepada pemerintah itu normal saja. Namun dia berharap kritik yang disampaikan didasari dengan data.

“Biasa normal, asal datanya yang validitasnya bisa dipertanggungjawabkan. Pemerintah, presiden itu kan bukan malaikat, manusia biasa. Ada kurang, ada khilaf,” kata politikus Golkar itu.

Dia menambahkan bahwa Istana terbuka untuk siapa saja. Untuk kritik pun, asalkan tujuannya membangun dan konstruktif, pemerintah akan menerima dengan baik. (haji merah)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru