oleh

Jumlah PNS di Sumur Minim, Begini Komentar Korwil Pendidikan dan Kebudayaan

PANDEGLANG, KICAUNEWS.COM –Koordinator Wilayah Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Sumur, Romli mengaku merasa prihatin, atas masih minimnya tenaga pendidik yang masih banyak belum diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Romli menjelaskan, saat ini untuk di kecamatan Sumur kabupaten Pandeglang, jumlah PNS baru ada 103 orang, sementara TKK 6 oranh, dan Tenaga Kerja Sementara jumlahnya ada 136 orang.

“Ini tentu sangat memprihatinkan sekali, disisi lain murid membludag tenaga PNS hanya sedikit.” kata Romli, diacara perpisahan dan kenaikan sekolah SMPN 3 Sumur, kabupaten Pandeglang.

Ia juga menyinggung soal Tenaga Kerja Sementara, yang upahnya masih jauh dari Upah Minimun Regional (UMR), yang telah ditetapkan Pemerintah. “Sangat miris sekali terhadap TKS, yang masih jauh dari UMR, tetapi mereka tetap semangat untuk membangun pendidikan.” kata Romli.

Ia berharap, kepada suluruh Tenaga Kerja Sementara terutama di kecamatan Sumur, agar segera diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). “Karena kasian mereka (TKS-red), mengabdi tanpa pamrih, sudah puluhan tahun,” jelas Romli.

Seperti diketahui, acara pelepasan dan kenaikan kelas SMPN 3 Sumur itu, dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Iip Rifai S.pd, dan dihadiri oleh Tokoh Masyarakat, Tamu Undangan dan Pemerintah Desa Tunggal Jaya, Sumur Pandeglang, Banten.

Acara pelepasan dan kenaikan kelas SMPN 3 Sumur, kali ini mengangkat tema soal ‘Upaya Membangun Mutu Berkarakter, Sebagai Wujud Peran Utama Pendidikan’.

Kepala Sekolah SMPN 3 Sumur, Iip Rifai dalam sambutannya menghimbau kepada warga di desa Tunggul Jaya, agar menyekolahkan putra/putrinya ke SMPN 3 Sumur.

“Saya tampung. Gratis tidak ada pungutan atau biaya pendaftaran,” himbau Kepala Sekolah SMPN 3 Sumur. (Haji Merah).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru